Ini Bocoran Paket Kebijakan Ekonomi Jokowi Jilid II

Rabu, 02 September 2015 - 16:37 WIB
Ini Bocoran Paket Kebijakan...
Ini Bocoran Paket Kebijakan Ekonomi Jokowi Jilid II
A A A
JAKARTA - Pemerintah akhirnya mengeluarkan paket kebijakan bidang ekonomi dalam rangka memperbaiki nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) dan mendongkrak pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Darmin Nasution menjelaskan, setidaknya terdapat empat blok paket kebijakan yang dikeluarkan pemerintah. Pertama, menyangkut fiskal dan keuangan.

"Ada banyak, ada 6-7 poin. Mulai dari soal mendirikan rumah atau apartemen oleh asing, pengaturan debt to equity ratio kalau pinjam ke luar negeri. Kalau modalnya kecil jangan minjamnya banyak dong. Jadi susah. Kita semuanya juga ikut susah," katanya di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (2/9/2015).

Selain itu, paket kebijakan yang masuk dalam blok fiskal dan keuangan adalah pengeluaran dana desa yang dialokasikan sekitar Rp40 triliun untuk tahun ini. Pemerintah menekankan, penggunaan dana desa tersebut tidak menyebar dan hanya fokus pada dua atau tiga kegiatan.

"Seperti irigasi pedesaan, jalan, jembatan pedesaan. Supaya bisa dinikmati orang desa juga. Jadi ini semacam case for work selain bantuan untuk meningkatkan penghasilan, ada lapangan pekerjaan," terang dia.

Kedua, paket kebijakan yang menyangkut persoalan pangan. Kebijakan dalam sektor pangan adalah dengan mengeluarkan beras untuk rakyat miskin (raskin) tambahan selama dua bulan, atau raskin ke-13 dan 14. Nama raskin pun rencananya akan diubah menjadi "beras untuk sejahtera".

"Karena itu, pemerintah menyediakan dua bulan tambahan raskin. Satu kali September, satu kali November atau Desember. Pada saat puncak pacekliknya datang," imbuh Darmin.

Mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) ini melanjutkan, paket ketiga adalah deregulasi besar-besaran yang melingkupi investasi sektor industri dan perdagangan. 160 peraturan yang menghambat investasi di sektor tersebut akan disederhanakan.

"Banyak sekali, 160 (peraturan) kalau enggak salah. Itu ada yang disederhanakan dalam peraturannya, artinya semua yang terkait investasi dia mungkin diatur kementerian lain jadi ke sana," paparnya.

Keempat, paket kebijakan yang menyangkut percepatan pembangunan pabrik pengolahan dan pemurnian (smelter). Hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan produk bernilai tambah yang dihasilkan di dalam negeri.

Untuk kebijakan deregulasi, tambah Darmin, harus dikeluarkan pada pekan ini. Sementara ketiga kebijakan lainnya dapat dikeluarkan pekan depan. "Presiden melihat ya kalau (kebijakan) yang lain bolehlah ada yang minggu depan. Kalau deregulasi investasi sekarang ini," tandas Darmin.

Sebelumnya, Jokowi juga telah mengelaurkan enam paket kebijakan ekonomi beberapa bulan lalu. Namun, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mengemukakan, enam paket kebijakan ekonomi yang dikeluarkan sebelumnya untuk meredam gejolak nilai tukar rupiah dan pelemahan ekonomi itu belum berjalan efektif.

Kini, pemerintah kembali mengeluarkan paket kebijakan ekonomi besar-besaran yang dimaksudkan untuk meredam gejolak ekonomi dan rupiah.

"Kalau yang itu (enam paket kebijakan ekonomi), ada beberapa yang enggak efektif," ujar Ketua Umum Apindo Hariyadi Sukamdani kepada Sindonews di Jakarta. (Baca: 6 Paket Kebijakan Ekonomi Jokowi Sebelumnya Belum Efektif).

Baca Juga:

Hipmi: Paket Kebijakan Ekonomi Harus Bangkitkan Optimisme

Redam Rupiah, Jokowi Siap Keluarkan Paket Kebijakan Besar
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Meski Ekonomi Global...
Meski Ekonomi Global Melambat, IMF Prediksi Ekonomi RI Tumbuh 5%
Kebijakan Dinilai Tepat,...
Kebijakan Dinilai Tepat, Ekonomi RI Optimistis Tumbuh 5,3%
Pulihkan Ekonomi, KSSK...
Pulihkan Ekonomi, KSSK Keluarkan Paket Kebijakan Terpadu
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
BLT, KUR, Bebas Pajak...
BLT, KUR, Bebas Pajak dan Insentif Properti Jadi Jurus Pemerintah Usai Ekonomi Melambat
Keras! Ekonom Ini Sebut...
Keras! Ekonom Ini Sebut Kebijakan Ekonomi Pemerintah Bak 'Mengisi Ember Bocor
Berita Terkini
Elnusa Petrofin Akselerasi...
Elnusa Petrofin Akselerasi Transformasi Digital Jasa Logistik Energi
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Kawal B50, Pakar Ekonomi: Solusi Cerdas Tekan Impor Minyak
1 jam yang lalu
HUT ke-54, Petrokimia...
HUT ke-54, Petrokimia Gresik Fokus Transformasi dan Keberlanjutan
2 jam yang lalu
Pemerintah Bakal Bangun...
Pemerintah Bakal Bangun Pusat Finansial di Bali, PP Ditargetkan Rampung Agustus
2 jam yang lalu
RANS Resmi Jadi Perusahaan...
RANS Resmi Jadi Perusahaan Terbuka, Investor Sambut Positif Debut di Bursa
5 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000 per Gram, Buyback Jadi Berapa?
7 jam yang lalu
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved