Kebijakan Dinilai Tepat, Ekonomi RI Optimistis Tumbuh 5,3%

Senin, 09 Januari 2023 - 15:53 WIB
loading...
Kebijakan Dinilai Tepat,...
Pengunjung memilih produk yang dijual pada tenan di salah satu mal di Jakarta, Jumat (30/12/2022). FOTO/MPI/Faisal Rahman
A A A
JAKARTA - Pemerintah memproyeksikan pertumbuhan ekonomi pada 2023 optimistis mencapai 5,3%. Hal itu sejalan dengan proyeksi pada rentang pertumbuhan 4,7% hingga 5,1% dari berbagai lembaga internasional.

"Proyeksi pertumbuhan ekonomi nasional pada 2023 tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan dengan outlook perekonomian global tahun 2023 yang diperkirakan berada di kisaran 2,2% hingga 2,7%," ujar Kepala Badan Supervisi Bank Indonesia (BI) Edhie Purnawan dalam acara Economic Outlook 2023 bertajuk Optimisme atau Waspada yang digelar HIPKA, di Jakarta, Senin (9/1/2023).

Baca Juga: Ekonomi Singapura Anjlok 3,8% di 2022, Simak Prospeknya di 2023

Tak hanya itu, Edhie menilai penguatan tujuan, fungsi dan kewenangan BI sebagai bank sentral pasca penetapan UU P2SK akan membawa arus positif dalam menjaga stabilitas makro ekonomi dan mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

"BI bisa lebih menjaga kestabilan nilai tukar rupiah, menjaga kestabilan inflasi, serta sistem pembayaran Indonesia diharapkan mampu beradaptasi dengan digital currency yang juga sedang berkembang," ungkap Edhie.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum BPP HIPKA sekaligus anggota Komisi XI DPR Kamrussamad menilai kebijakan ekonomi sepanjang 2022 berada di jalan yang tepat meskipun tidak sedikit tantangan dan pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.

"Ini antara lain, pertumbuhan ekonomi yang berkualitas sebagai pemantik penciptaan lapangan kerja baru, sehingga pengangguran dan kemiskinan dapat dikurangi setiap tahun. Peningkatan alokasi KUR 2023 juga merupakan salah satu faktor pendorong sektor UMKM," ucapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kurs Tembus Rp18 Ribu,...
Kurs Tembus Rp18 Ribu, Gubernur BI Siapkan 2 Jurus Jaga Nilai Tukar Rupiah
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
Kurs Rupiah Ambruk ke...
Kurs Rupiah Ambruk ke Rp17.956 per Dolar AS, BI Angkat Suara
Rupiah Semakin Terpuruk...
Rupiah Semakin Terpuruk Dekati Rp17.900 per Dolar AS, BI Buka Suara
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
Rekomendasi
Raymond/Joaquin Kalah,...
Raymond/Joaquin Kalah, Merah Putih Tanpa Gelar di Indonesia Open 2026
KPK Sebut Penerimaan...
KPK Sebut Penerimaan Murid Baru Masih Dibayangi Pungli
Pulang Ibadah dari Tanah...
Pulang Ibadah dari Tanah Suci, Bolehkah Memakai Gelar Haji?
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved