Perbandingan IHSG 2015 dengan 2008

Kamis, 03 September 2015 - 16:03 WIB
Perbandingan IHSG 2015...
Perbandingan IHSG 2015 dengan 2008
A A A
JAKARTA - Analis Reliance Securities Lanjar Nafi mengatakan, kondisi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada 2015 meskipun terjadi koreksi cukup dalam, namun masih lebih baik dari 2008.

Dia menjelaskan, koreksi IHSG pada tujuh tahun silam jauh lebih tajam dibandingkan dengan tahun ini. Hal itu karena terpengaruh oleh sentimen negatif dari luar negeri, yaitu krisis ekonomi Amerika Serikat (AS).

"Pada 2008, level tertinggi dalam setahun, yaitu 2.838,48 di bulan Januari, terendahnya sampai level 1.089,34 di bulan Oktober," ujarnya di Jakarta, Kamis (3/9/2015).

Sementara pada tahun ini, posisi tertinggi IHSG berada pada level 5.524 di bulan April. Sedangkan terendah pada level 4.111 di bulan Agustus lalu.

Dia menambahkan, memang pada saat Joko Widodo (Jokowi) baru dilantik sebagai presiden, kondisi pasar saham Tanah Air mengalami euforia, sehingga IHSG terus menghijau.

"Setelah euforia selesai, market justru koreksi karena menilai kebijakan Jokowi terlalu agresif dan targetnya terlalu tinggi," katanya.

Salah satu contoh kebijakan yang agresif adalah mencabut subsidi bahan bakar minyak (BBM) di saat harga minyak dunia sedang turun. Hal itu menyebabkan investor menjadi bimbang, meskipun di mata mereka, Jokowi sosok yang merakyat dan berpihak kepada pasar.

"BBM subsidi dicabut, lalu harga gas dan semen dimurahin. Kebijakannya terlalu cepat kalau dilihat oleh investor," pungkas Lanjar.

(Baca: IHSG Krisis jika Berada di Bawah 4.000)
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dipompa Penguatan 193...
Dipompa Penguatan 193 Saham, IHSG Dibuka Naik ke Level 6.116
Ditutup di Zona Merah,...
Ditutup di Zona Merah, IHSG Turun 14 Poin ke Level 6.112
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Menyusut Terseret Pelemahan 142 Saham
Berakhir Perkasa, Ini...
Berakhir Perkasa, Ini 9 Fakta IHSG Dalam Sepekan
IHSG Diperkirakan Bergerak...
IHSG Diperkirakan Bergerak Tertahan di Kisaran Level 5.016-5.202
IHSG Bertahan Menghijau,...
IHSG Bertahan Menghijau, Melesat 48 Poin di Akhir Sesi
Berita Terkini
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
26 menit yang lalu
Bangun Infrastruktur...
Bangun Infrastruktur Unggul, Brantas Abipraya Perkuat Kolaborasi Internal
46 menit yang lalu
Purbaya Tepis Isu Mundur...
Purbaya Tepis Isu Mundur dari Kursi Menkeu di Tengah Kejatuhan Rupiah Rp18.039
1 jam yang lalu
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
2 jam yang lalu
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
2 jam yang lalu
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved