Hasil Pertemuan Darmin dengan Jepang soal Kereta Cepat

Jum'at, 04 September 2015 - 13:57 WIB
Hasil Pertemuan Darmin...
Hasil Pertemuan Darmin dengan Jepang soal Kereta Cepat
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, pertemuannya dengan Kedutaan Besar Jepang untuk mengutarakan terima kasih karena telah menyampaikan proposal kereta cepat untuk proyek high speed train.

Darmin mengungkapkan, bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) memesan kepadanya untuk menyampaikannya kepada Dubes Jepang Yasuaki Tanizaki. (Baca: Darmin Panggil Dubes Jepang soal Keputusan Kereta Cepat).

"Pak Presiden memesan kepada saya untuk mengucapkan terima kasih kepada mereka. Kemudian saya menjelaskan dengan berbagai pertimbangan proyek kereta cepat itu diganti dengan proyek yang berkecepatan menengah. Mungkin kalau kereta cepat biasanya pengertiannya sama. Kalau kereta kecepatan menengah tidak selalu sama. Kereta cepat biasanya 300 km/jam kalau menengah 200-250 km/jam," jelasnya di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (4/9/2015).

Sementara, soal keputusan untuk tidak melanjutkan kereta cepat juga disampaikan Darmin kepada utusan negeri samurai tersebut. Darmin juga menjelaskan berbagai pertimbangan mengapa keputusan tersebut diambil hingga soal dibentuknya tim untuk menyusun kerangka acuan kereta.

"Tetap Jakarta-Bandung dan bukan hanya spek teknis termasuk juga level pelayanan, standar pemeliharaan, persimpangannya dengan bus di mana saja, dengan kereta yang lain di mana saja, termasuk pembangunan properti. Walaupun menengah, paling bedanya kereta cepat lebih lambat 10-an menit saja," jelas dia.

Meski demikian, mantan Gubernur Bank Indonesia ini masih enggan membeberkan tim yang bertugas membuat kerangka acuan tersebut siapa saja. Namun, akan disampaikan setelah bertemu baik dengan China maupun Jepang.

"Nanti saya sampaikan setelah kerangka acuan selesai kita akan mengundang baik China maupun Jepang. Tetapi bukan tidak mungkin negara lain. Karena kalau negara lain bikin kereta menengah itu agak banyak," pungkasnya.

Baca Juga:

Jokowi Minta China dan Jepang Buat Proposal Baru

Lirik China, Jokowi Beralasan Kereta Cepat Murni Bisnis

Jonan: Soal Proyek Kereta Cepat, Pemerintah Hanya Regulator

ADB Tak Tertarik Biayai Kereta Cepat Jokowi
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Perbandingan Kereta...
Perbandingan Kereta Cepat Shanghai vs KCJB Indonesia, dari Kecepatan hingga Tarif
Naik Kereta Cepat Whoosh...
Naik Kereta Cepat Whoosh Jakarta-Bandung hanya Rp50 Ribu, Begini Caranya!
Revolusi Kereta Cepat...
Revolusi Kereta Cepat China: Melaju Secepat Pesawat, Lebih Baik dari Hyperloop Elon Musk
Whoosh, Kereta Cepat...
Whoosh, Kereta Cepat yang Membuat Kunjungan Wisatawan Bertambah
Kereta Hyperloop China...
Kereta Hyperloop China Pecahkan Rekor, Ditarget 2.000 Kpj dan Lebih Cepat dari Pesawat
Intip Spesifikasi Kereta...
Intip Spesifikasi Kereta Cepat Jakarta-Bandung Whoosh, Mampu Melesat 350 Km/jam
Berita Terkini
Stablecoin Rupiah Dinilai...
Stablecoin Rupiah Dinilai Berpotensi Perkuat Ekonomi Digital Indonesia
1 jam yang lalu
Transformasi BUMN Jalan...
Transformasi BUMN Jalan Terus lewat Peleburan 240 Perusahaan, Apa Manfaatnya?
1 jam yang lalu
Pertamina NRE Akselerasi...
Pertamina NRE Akselerasi Pembangunan PLTS di Lahan Pascatambang PTBA
1 jam yang lalu
Thailand Week 2026 Kembali...
Thailand Week 2026 Kembali Digelar, Perkuat Pasar Bilateral
1 jam yang lalu
Perkuat Penyimpanan...
Perkuat Penyimpanan Pangan di Kalsel, Titiek Soeharto Resmikan Gudang Bulog Kapasitas 3.500 Ton
2 jam yang lalu
Kejar Pendapatan per...
Kejar Pendapatan per Kapita RI Lampaui USD15 Ribu, Purbaya Ungkap Kuncinya
2 jam yang lalu
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved