Rupiah Diprediksi Masih Rentan Terkoreksi Pekan Depan

Minggu, 06 September 2015 - 11:14 WIB
Rupiah Diprediksi Masih...
Rupiah Diprediksi Masih Rentan Terkoreksi Pekan Depan
A A A
JAKARTA - Analis PT Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya memprediksi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika serikat (USD) pada pekan depan masih rentan terkoreksi.

Hal ini seiring dengan USD yang mengalami penguatan, sehingga membuat rupiah sulit untuk bisa bergerak positif.

Terlebih lagi dengan penantian pengumuman kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve (Fed rate) yang belum jelas waktunya, turut membuat rupiah berada di level lemah untuk pekan depan.

"Kalau melihat pergerakan rupiah, dari USD indeks kan juga mengalami penguatan. Apalagi ini mendekati pengumuman Fed rate. Ini akan cukup mempengaruhi pasar. Tapi kalau potensi pelemahan, rupiah lebih akan bergerak di Rp13.950-Rp14.290," kata dia kepada Sindonews di Jakarta, Minggu (6/9/2015).

menurut dia, pelemahan rupiah masih akan terjadi hingga akhir tahun, mengingat masyarakat pasti banyak yang menggunakan USD.

"Posisi ini kan mendekati akhir tahun kan, di mana masyarakat kita mmbutuhkan USD untuk mereka liburan, pergi ke luar negeri. Mereka butuh banyak USD," katanya.

Sementara sentimen dari dalam negeri berasal dari pengumuman suku bunga Bank Indonesia (BI rate). Menurut dia, jika rupiah semakin melemah maka ada kemungkinan BI mengkaji level BI rate.

"Jelas pengaruh ya, tapi yang namanya suku bunga acuan, itu biasanya yang diutak-atik paling akhir sama pemerintah. Umumnya itu langkah terakhir pemerintah. Jadi masih akan cukup stabil untuk BI rate," pungkasnya.

(Baca: Yen Menguat, Rupiah Ditutup Mendatar)
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Stablecoin Rupiah Dinilai...
Stablecoin Rupiah Dinilai Berpotensi Perkuat Ekonomi Digital Indonesia
57 menit yang lalu
Transformasi BUMN Jalan...
Transformasi BUMN Jalan Terus lewat Peleburan 240 Perusahaan, Apa Manfaatnya?
1 jam yang lalu
Pertamina NRE Akselerasi...
Pertamina NRE Akselerasi Pembangunan PLTS di Lahan Pascatambang PTBA
1 jam yang lalu
Thailand Week 2026 Kembali...
Thailand Week 2026 Kembali Digelar, Perkuat Pasar Bilateral
1 jam yang lalu
Perkuat Penyimpanan...
Perkuat Penyimpanan Pangan di Kalsel, Titiek Soeharto Resmikan Gudang Bulog Kapasitas 3.500 Ton
1 jam yang lalu
Kejar Pendapatan per...
Kejar Pendapatan per Kapita RI Lampaui USD15 Ribu, Purbaya Ungkap Kuncinya
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved