IHSG Pekan Depan Berpotensi Menuju Level 4.530
Minggu, 06 September 2015 - 21:15 WIB
IHSG Pekan Depan Berpotensi Menuju Level 4.530
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pekan depan masih memiliki potensi menuju tertitori positif ke level 4.530.
"Pekan depan saya rasa, IHSG ada di range 4.336-4.530. Paling dekat di angka itu dan harusnya bisa ke arah 4.530," kata analis PT Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya saat dihubungi Sindonews di Jakarta, Minggu (6/9/2015).
Kendati demikian, dia menuturkan, tekanan masih mendera IHSG menjelang pengumuman suku bunga Bank Indonesia (BI rate). Selain itu, melihat kondisi global yang saat ini terjadi, China juga masih mengalami tekanan, meski sedikit membaik.
"China memang masih tertekan ya, tapi mereka sudah mulai rebound. Saat ini, lebih ke arah konsolidatif mereka untuk memperbaiki struktur ekonominya," kata dia.
‎Terlebih lagi, dia menambahkan, bursa China sudah kembali aktif setelah libur merayakan berakhirnya Perang Dunia II pada Kamis hingga Jumat pekan lalu.
Karena itu, menurut dia, sentimen global masih akan membayangi IHSG, meski tidak begitu besar.
"Ada sentimen, tapi enggak besar. Contoh Wall Street kemarin turun sampai 3%, kita 4,5%. Tapi kan berikutnya rebound lima hari berturut-turut, kita tebus yang 4,5% itu bahkan lebih. Artinya, memberikan sentimen pasti, tapi lebih ke arah temporary," pungkasnya.
Baca:
Rupiah Diprediksi Masih Rentan Terkoreksi Pekan Depan
Bursa Dunia Turun, IHSG Berakhir Terkoreksi
"Pekan depan saya rasa, IHSG ada di range 4.336-4.530. Paling dekat di angka itu dan harusnya bisa ke arah 4.530," kata analis PT Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya saat dihubungi Sindonews di Jakarta, Minggu (6/9/2015).
Kendati demikian, dia menuturkan, tekanan masih mendera IHSG menjelang pengumuman suku bunga Bank Indonesia (BI rate). Selain itu, melihat kondisi global yang saat ini terjadi, China juga masih mengalami tekanan, meski sedikit membaik.
"China memang masih tertekan ya, tapi mereka sudah mulai rebound. Saat ini, lebih ke arah konsolidatif mereka untuk memperbaiki struktur ekonominya," kata dia.
‎Terlebih lagi, dia menambahkan, bursa China sudah kembali aktif setelah libur merayakan berakhirnya Perang Dunia II pada Kamis hingga Jumat pekan lalu.
Karena itu, menurut dia, sentimen global masih akan membayangi IHSG, meski tidak begitu besar.
"Ada sentimen, tapi enggak besar. Contoh Wall Street kemarin turun sampai 3%, kita 4,5%. Tapi kan berikutnya rebound lima hari berturut-turut, kita tebus yang 4,5% itu bahkan lebih. Artinya, memberikan sentimen pasti, tapi lebih ke arah temporary," pungkasnya.
Baca:
Rupiah Diprediksi Masih Rentan Terkoreksi Pekan Depan
Bursa Dunia Turun, IHSG Berakhir Terkoreksi
(rna)
Lihat Juga :