Peluang Penguatan IHSG Minim, Cermati Saham Ini
Senin, 07 September 2015 - 08:10 WIB
Peluang Penguatan IHSG Minim, Cermati Saham Ini
A
A
A
JAKARTA - Peluang penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan minim dan berpotensi melanjutkan koreksi.
"Posisi yang kembali rentan terjadi pelemahan lanjutan jika tidak adanya sentimen positif untuk mengangkat IHSG. Peluang penguatan pun menjadi lebih kecil dan cenderung melanjutkan pelemahannya," kata Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada di Jakarta, Senin (7/9/2015).
Untuk itu, dia menyarankan, tetap mewaspadai adanya sentimen yang dapat berimbas negatif pada laju IHSG. Dia memperkirakan IHSG akan berada pada rentang support 4.325-4.365 dan resisten 4.465-4.478.
Sementara IHSG akhir pekan lalu kembali di bawah target support 4.409-4.423 dan gagal menuju target resisten 4.453-4.462.
Laju IHSG yang diharapkan dapat melanjutkan kenaikan dengan memfaktorkan kenaikan laju bursa saham AS tampaknya tidak terimbas, justru berbalik melemah.
Laju IHSG yang diharapkan dapat melanjutkan kenaikan dengan memfaktorkan kenaikan pada laju bursa saham AS tampaknya tidak terimbas pada laju IHSG yang justru berbalik melemah pada akhir pekan lalu.
Penguatan yang terjadi sebelumnya pun hanya sebatas technical rebound yang dimanfaatkan pelaku pasar untuk profit taking. Meski tidak banyak profit maupun gain yang diambil, namun tampaknya pelaku pasar lebih memilih untuk mencari aman dibandingkan mempertahankan aksi belinya untuk membuat tren kenaikan pada laju IHSG.
Dari candle yang terbentuk sebelumnya pun terlihat penguatan cenderung terbatas dan rentan dengan adanya pelemahan jika sentimen yang ada tidak cukup mendukung penguatan lanjutan.
Kembali melemahnya sejumlah laju bursa saham regional dan masih melemahnya laju rupiah serta belum adanya berita-berita positif memberikan sentimen negatif pada laju IHSG.
Masih melemahnya laju rupiah dan asing yang kembali jualan menekan laju IHSG. Transaksi asing kembali nett sell dari net sell Rp299,57 miliar menjadi net sell Rp58,65 miliar. Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan, yaitu:
PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp16.100-Rp17.100. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp16.400.
PT Elnusa Tbk (ELSA) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp320-Rp396. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp360.
PT Arwana Citramulia Tbk (ARNA) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp475-Rp525. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp505.
PT Nippon Indosari Corporindo Tbk (ROTI) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp1.080-Rp1.130. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp1.080.
PT Unilever Tbk (UNVR) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp38.450-Rp39.125. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp38.900.
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp1.645-Rp1.770. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp1.660.
PT Multipolar Tbk (MLPL) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp390-Rp425. Rekomendasi lakukan penjualan (trading sell) jika gagal bertahan di Rp400.
"Posisi yang kembali rentan terjadi pelemahan lanjutan jika tidak adanya sentimen positif untuk mengangkat IHSG. Peluang penguatan pun menjadi lebih kecil dan cenderung melanjutkan pelemahannya," kata Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada di Jakarta, Senin (7/9/2015).
Untuk itu, dia menyarankan, tetap mewaspadai adanya sentimen yang dapat berimbas negatif pada laju IHSG. Dia memperkirakan IHSG akan berada pada rentang support 4.325-4.365 dan resisten 4.465-4.478.
Sementara IHSG akhir pekan lalu kembali di bawah target support 4.409-4.423 dan gagal menuju target resisten 4.453-4.462.
Laju IHSG yang diharapkan dapat melanjutkan kenaikan dengan memfaktorkan kenaikan laju bursa saham AS tampaknya tidak terimbas, justru berbalik melemah.
Laju IHSG yang diharapkan dapat melanjutkan kenaikan dengan memfaktorkan kenaikan pada laju bursa saham AS tampaknya tidak terimbas pada laju IHSG yang justru berbalik melemah pada akhir pekan lalu.
Penguatan yang terjadi sebelumnya pun hanya sebatas technical rebound yang dimanfaatkan pelaku pasar untuk profit taking. Meski tidak banyak profit maupun gain yang diambil, namun tampaknya pelaku pasar lebih memilih untuk mencari aman dibandingkan mempertahankan aksi belinya untuk membuat tren kenaikan pada laju IHSG.
Dari candle yang terbentuk sebelumnya pun terlihat penguatan cenderung terbatas dan rentan dengan adanya pelemahan jika sentimen yang ada tidak cukup mendukung penguatan lanjutan.
Kembali melemahnya sejumlah laju bursa saham regional dan masih melemahnya laju rupiah serta belum adanya berita-berita positif memberikan sentimen negatif pada laju IHSG.
Masih melemahnya laju rupiah dan asing yang kembali jualan menekan laju IHSG. Transaksi asing kembali nett sell dari net sell Rp299,57 miliar menjadi net sell Rp58,65 miliar. Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan, yaitu:
PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp16.100-Rp17.100. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp16.400.
PT Elnusa Tbk (ELSA) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp320-Rp396. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp360.
PT Arwana Citramulia Tbk (ARNA) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp475-Rp525. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp505.
PT Nippon Indosari Corporindo Tbk (ROTI) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp1.080-Rp1.130. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp1.080.
PT Unilever Tbk (UNVR) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp38.450-Rp39.125. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp38.900.
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp1.645-Rp1.770. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp1.660.
PT Multipolar Tbk (MLPL) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp390-Rp425. Rekomendasi lakukan penjualan (trading sell) jika gagal bertahan di Rp400.
(rna)
Lihat Juga :