Bursa Asia Mayoritas Positif, IHSG Dibuka Negatif
Senin, 07 September 2015 - 09:19 WIB
Bursa Asia Mayoritas Positif, IHSG Dibuka Negatif
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan awal pekan ini dibuka melanjutkan pelemahan, di tengah positifnya mayoritas bursa Asia. IHSG negatif 20,08 poin atau 0,45% ke level 4.395,26.
IHSG akhir pekan lalu ditutup terkoreksi ditekan turunnya bursa saham dunia. IHSG terpangkas 17,77 poin atau 0,40% ke level 4.415,34. Adapun bursa Asia pagi ini dibuka sebagian besar pulih pada Senin pagi, seperti China Shanghai.
Sementara itu, indeks berjangka Dow naik 133 poin dan indeks berjangka S&P 500 naik 0,4% pada perdagangan awal di Asia.
Dikutip dari CNBC, Gubernur Bank Rakyat China (PBoC) Zhou Xiaochuan Gubernur pada akhir pekan lalu mengatakan dalam pertemuan G-20 di Turki bahwa pasar saham China hampir menyelesaikan koreksi setelah gelembung pada semester I tahun ini.
Indeks utama AS ditutup turun lebih dari 1% pada Jumat lalu, setelah laporan tenaga kerja bulan Agustus mengecewakan dan mempertinggi ketidakpastian atas waktu kenaikan suku bunga Federal Reserve. Pasar saham AS ditutup pada Senin untuk liburan Hari Buruh.
Adapun, indeks Shanghai pagi ini naik 44,81 poin atau 1,42% ke 3.204,98; indeks Hang Seng menguat 47,10 poin atau 0,23% ke 20.887,71; indeks Straits Times melemah 17,29 poin atau 0,60% menjadi 2.846,84 dan indeks Nikkei terkerek 151,40 poin atau 0,85% ke 17.943,56.
Sementara nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp13 miliar dengan 4 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp4,45 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp9,58 miliar dan aksi beli Rp5,12 miliar. Tercatat 7 saham menguat, 27 saham melemah dan 11 saham stagnan.
Sektor saham hari ini dibuka negatif semua. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah infrastruktur yang anjlok 1,69%, diikuti aneka industri melemah 1,04%.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) naik Rp450 menjadi Rp18.800, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) naik Rp150 menjadi Rp16.200 dan PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) naik Rp20 menjadi Rp2.770.
Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT United Tractors Tbk (UNTR) turun Rp350 menjadi Rp19.575, PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) turun Rp300 menjadi Rp16.200 dan PT Semen Gresik Tbk (SMGR) turun Rp75 menjadi Rp8.975.
Baca:
Peluang Penguatan IHSG Minim, Cermati Saham Ini
IHSG Diperkirakan pada Kisaran 4.350-4.510
IHSG akhir pekan lalu ditutup terkoreksi ditekan turunnya bursa saham dunia. IHSG terpangkas 17,77 poin atau 0,40% ke level 4.415,34. Adapun bursa Asia pagi ini dibuka sebagian besar pulih pada Senin pagi, seperti China Shanghai.
Sementara itu, indeks berjangka Dow naik 133 poin dan indeks berjangka S&P 500 naik 0,4% pada perdagangan awal di Asia.
Dikutip dari CNBC, Gubernur Bank Rakyat China (PBoC) Zhou Xiaochuan Gubernur pada akhir pekan lalu mengatakan dalam pertemuan G-20 di Turki bahwa pasar saham China hampir menyelesaikan koreksi setelah gelembung pada semester I tahun ini.
Indeks utama AS ditutup turun lebih dari 1% pada Jumat lalu, setelah laporan tenaga kerja bulan Agustus mengecewakan dan mempertinggi ketidakpastian atas waktu kenaikan suku bunga Federal Reserve. Pasar saham AS ditutup pada Senin untuk liburan Hari Buruh.
Adapun, indeks Shanghai pagi ini naik 44,81 poin atau 1,42% ke 3.204,98; indeks Hang Seng menguat 47,10 poin atau 0,23% ke 20.887,71; indeks Straits Times melemah 17,29 poin atau 0,60% menjadi 2.846,84 dan indeks Nikkei terkerek 151,40 poin atau 0,85% ke 17.943,56.
Sementara nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp13 miliar dengan 4 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp4,45 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp9,58 miliar dan aksi beli Rp5,12 miliar. Tercatat 7 saham menguat, 27 saham melemah dan 11 saham stagnan.
Sektor saham hari ini dibuka negatif semua. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah infrastruktur yang anjlok 1,69%, diikuti aneka industri melemah 1,04%.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) naik Rp450 menjadi Rp18.800, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) naik Rp150 menjadi Rp16.200 dan PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) naik Rp20 menjadi Rp2.770.
Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT United Tractors Tbk (UNTR) turun Rp350 menjadi Rp19.575, PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) turun Rp300 menjadi Rp16.200 dan PT Semen Gresik Tbk (SMGR) turun Rp75 menjadi Rp8.975.
Baca:
Peluang Penguatan IHSG Minim, Cermati Saham Ini
IHSG Diperkirakan pada Kisaran 4.350-4.510
(rna)
Lihat Juga :