Dirut BEI Ungkap Tiga Serangan ke Ekonomi RI
Senin, 07 September 2015 - 13:59 WIB
Dirut BEI Ungkap Tiga Serangan ke Ekonomi RI
A
A
A
JAKARTA - Direktur Utama (Dirut) PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistio menuturkan, ada tiga jenis serangan dari luar negeri yang ditujukan ke perekonomian Indonsia.
Tito mengatakan, serangan pertama adalah adanya berupa cyber attack, disusul dengan menyasar sektor energi yang ada di Tanah Air.
"Serangan pertama cyber attack, kedua energi attack, bagaimana buat sejuta barel per hari? Kok tidak bisa ya," ujarnya di Jakarta, Senin (7/9/2015).
Faktor yang ketiga yakni serangan langsung terhadap kondisi finansial yang mencakup mata uang dan ketahanan pasar modal nasional. "Ketiga adalah finansial attack mengenai mata uang dan ketahanan pasar modal. Saat ini aset perbankan Rp5.000 triliun sama dengan IHSG," jelas Tito.
Dia menambahkan, angka ini terbilang masih cukup kecil karena di luar negeri ada perusahaan aset manajemen yang memiliki dana kelolaan puluhan ribu triliun.
"APBN juga cuma Rp2.000 triliun. Di luar ada black rock aset management Rp66.000 triliun, mereka bisa makan dengan mudah market kita," pungkasnya.
Tito mengatakan, serangan pertama adalah adanya berupa cyber attack, disusul dengan menyasar sektor energi yang ada di Tanah Air.
"Serangan pertama cyber attack, kedua energi attack, bagaimana buat sejuta barel per hari? Kok tidak bisa ya," ujarnya di Jakarta, Senin (7/9/2015).
Faktor yang ketiga yakni serangan langsung terhadap kondisi finansial yang mencakup mata uang dan ketahanan pasar modal nasional. "Ketiga adalah finansial attack mengenai mata uang dan ketahanan pasar modal. Saat ini aset perbankan Rp5.000 triliun sama dengan IHSG," jelas Tito.
Dia menambahkan, angka ini terbilang masih cukup kecil karena di luar negeri ada perusahaan aset manajemen yang memiliki dana kelolaan puluhan ribu triliun.
"APBN juga cuma Rp2.000 triliun. Di luar ada black rock aset management Rp66.000 triliun, mereka bisa makan dengan mudah market kita," pungkasnya.
(izz)
Lihat Juga :