OJK Selidiki Broker Nakal Mainkan Saham

Selasa, 08 September 2015 - 09:39 WIB
OJK Selidiki Broker...
OJK Selidiki Broker Nakal Mainkan Saham
A A A
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan akan melakukan penyelidikan setiap dugaan adanya broker nakal, yang mempermainkan saham tidak sesuai dengan ketentuan.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Nurhaida mengatakan, hal seperti dugaan yang mengganggu aktivitas pasar saham akan ditelaah terlebih dahulu agar informasinya valid.

"Hal (dugaan) ini tentu perlu diselidiki dulu kebenarannya," ujarnya kepada Sindonews di Jakarta, Selasa (8/9/2015).

Menurut dia, pada saat kondisi pasar saham di Tanah Air terus berfluktuasi maka akan banyak muncul isu negatif yang perlu diselidiki kebenarannya.

"Pada saat seperti ini, di mana pasar cenderung fluktuatif, banyak sekali isu-isu negatif yang dilontarkan yang belum tentu benar," jelas Nurhaida.

Sebagai pihak yang melakukan pengawasan terhadap kegiatan di pasar modal, OJK akan mengambil sikap tegas sesuai ketentuan jika dugaan itu benar terjadi.

"OJK sebagai pengawas pasar modal tentu akan menyikapi sesuai ketentuan yang berlaku," katanya.

Disingung mengenai sanksi yang akan diberikan kepada broker yang memainkan saham, Nurhaida belum mau memberikan penjelasan.

"Saya tidak mau komentar dulu karena semua sudah ada prosedurnya. Kapan OJK boleh bicara tentang jenis hukuman, tentang pihak-pihaknya dan lain-lain," kata dia.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
OECD/INFE - OJK Conference...
OECD/INFE - OJK Conference di Bali
OJK Gelar Edukasi Keuangan...
OJK Gelar Edukasi Keuangan untuk Pelajar
OJK Beri Dua Stimulus...
OJK Beri Dua Stimulus Lanjutan Bagi Sektor Industri Keuangan Non Bank
Bikin Cemas Banyak Orang,...
Bikin Cemas Banyak Orang, Ini Detail Aturan Main POJK Stimulus Covid-19
OJK Pastikan Sektor...
OJK Pastikan Sektor Jasa Keuangan Pada Level Terkendali
OJK Menyadari Pentingnya...
OJK Menyadari Pentingnya GRC Terintegrasi di Sektor Jasa Keuangan
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
1 jam yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
2 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
3 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
3 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
4 jam yang lalu
Infografis
Donald Trump Minta 50%...
Donald Trump Minta 50% Saham TikTok untuk Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved