Rupiah Dibuka Terpuruk ke Rp14.300/USD

Selasa, 08 September 2015 - 10:18 WIB
Rupiah Dibuka Terpuruk...
Rupiah Dibuka Terpuruk ke Rp14.300/USD
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini dibuka terpuruk ke Rp14.300/USD setelah cadangan devisa Indonesia pada akhir Agutus turun sebesar USD2,21 miliar menjadi USD105,34 miliar.

Posisi rupiah berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas berada pada level Rp14.301/USD. Posisi itu terkoreksi 44 poin dari posisi penutupan kemarin di level Rp14.257/USD.

Nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg pada level Rp14.264/USD dan pada pukul 10.00 WIB berada di level Rp14.295/USD. Posisi tersebut merosot jauh dibanding penutupan perdagangan sebelumnya di level Rp14.266/USD.

Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp14.285/USD, melemah 51 poin dari posisi sebelumnya di level Rp14.234USD.

Data Yahoo Finance, rupiah juga berada di level Rp14.285/USD. Posisi ini terdepresiasi 162 poin dibanding posisi penutupan sebelumnya di level Rp14.123/USD.

Sementara USD menguat tipis terhadap yen pada Selasa pagi, setelah pada sesi sebelumnya keuntungan di ekuitas Eropa dan permintaan untuk safe haven mata uang Jepang.

Perdagangan awal di Asia tenang karena pasar Amerika Serikat tutup memperingati Hari Buruh. USD naik 0,1% terhadap yen menjadi 119,40, dari sebelumnya di 118,66. Euro stabil terhadap USD di 1,1165, yang bergerak terbatas selama dua hari terakhir di kisaran 1,1122-1,1177/USD.

"Dengan pasar AS ditutup pada hari Senin, risiko yang berasal dari China akan menjadi pendorong utama mata uang. Saham Shanghai akan menjadi fokus, terutama bagaimana data perdagangan China memengaruhi sentimen di sana," kata analis pasar di IG Securities Junichi Ishikawa, seperti dilansir dari Reuters, Selasa (8/9/2015).

Sementara euro diperdagangkan sedikit berubah terhadap yen menjadi 133,325 dari posisi pada Jumat di 132,24. Adapun poundsterling stabil terhadap USD di 1,5276 setelah berada di posisi terdalam dalam empat bulan pada akhir pekan lalu di 1,5163.

(Baca: Rupiah Diprediksi Lanjutkan Depresiasi)
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
45 menit yang lalu
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
2 jam yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
3 jam yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
4 jam yang lalu
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
6 jam yang lalu
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
8 jam yang lalu
Infografis
Curacao, Negara Terkecil...
Curacao, Negara Terkecil yang Lolos ke Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved