Menkeu Ungkap IMF Minta Pinjaman ke Indonesia
Selasa, 08 September 2015 - 14:39 WIB
Menkeu Ungkap IMF Minta Pinjaman ke Indonesia
A
A
A
JAKARTA - Indonesia baru saja kedatangan tamu dari negeri Paman Sam yakni Managing Director International Monetary Fund (IMF) Christine Lagarde. Kedatangannya ke Indonesia mengkhawatirkan bagi anggota DPR karena bisa saja IMF memberikan utang kepada Indonesia.
Namun, Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang PS Brodjonegoro membantah anggapan yang menurutnya tidak benar tersebut. Bahkan, IMF sempat menagih Indonesia untuk memberikan pinjaman.
"Waktu Ibu Lagarde ke sini, kita enggak sama sekali bicara program pinjaman. Malah ditagih kemungkinan Indonesia beri pinjaman," ujar Bambang saat rapat kerja (raker) bersama Komisi XI DPR di Gedung Parlemen, Jakarta, Selasa (8/9/2015).
Menkeu menambahkan, beberapa waktu lalu, IMF pernah mengurus Eropa saat krisis melanda negeri tersebut. Terkait kasus itu, Indonesia sempat ingin memberi pinjaman pada IMF melalui surat utang.
"Waktu itu, pernah IMF mengurusi Eropa pas mereka sedang dalam kondisi krisis. Kita mau ngasih pinjaman ke IMF. Kita kayak beli surat utangnya IMF," ungkap dia.
Namun, hal tersebut belum sempat terealisasi. Sehingga, saat kedatangan IMF ke Indonesia pada 2 September sempat dibahas terkait hal itu. "Tapi belum terealisir hingga saat ini. Kalau kita minta utang sih enggak pernah," tandas Bambang.
Namun, Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang PS Brodjonegoro membantah anggapan yang menurutnya tidak benar tersebut. Bahkan, IMF sempat menagih Indonesia untuk memberikan pinjaman.
"Waktu Ibu Lagarde ke sini, kita enggak sama sekali bicara program pinjaman. Malah ditagih kemungkinan Indonesia beri pinjaman," ujar Bambang saat rapat kerja (raker) bersama Komisi XI DPR di Gedung Parlemen, Jakarta, Selasa (8/9/2015).
Menkeu menambahkan, beberapa waktu lalu, IMF pernah mengurus Eropa saat krisis melanda negeri tersebut. Terkait kasus itu, Indonesia sempat ingin memberi pinjaman pada IMF melalui surat utang.
"Waktu itu, pernah IMF mengurusi Eropa pas mereka sedang dalam kondisi krisis. Kita mau ngasih pinjaman ke IMF. Kita kayak beli surat utangnya IMF," ungkap dia.
Namun, hal tersebut belum sempat terealisasi. Sehingga, saat kedatangan IMF ke Indonesia pada 2 September sempat dibahas terkait hal itu. "Tapi belum terealisir hingga saat ini. Kalau kita minta utang sih enggak pernah," tandas Bambang.
(izz)
Lihat Juga :