Ulah Broker Nakal Rugikan Emiten dan Investor

Rabu, 09 September 2015 - 13:50 WIB
Ulah Broker Nakal Rugikan...
Ulah Broker Nakal Rugikan Emiten dan Investor
A A A
JAKARTA - Ketua Asosiasi Analis Efek Indonesia (AAEI), Haryajid Ramelan mengemukakan, praktik pelemahan nilai saham yang disengaja dari anggota bursa (AB) atau broker nakal merugikan seluruh pihak, baik investor maupun emiten.

"OJK dan BEI harus tegas dalam mengatasi masalah ini, seharusnya otoritas jangan pandang pilih yang akhirnya menjadi boemerang dalam pasar modal di Indonesia,” ujar Haryajid, Rabu (8/9/2015) malam.

Dia mengakui, praktik transaksi short selling diizinkan tetapi dengan syarat tertentu. Meski demikian, transaksi tersebut bisa berdampak pada berkurangnya transaksi capital market di pasar. Untuk itu, dibutuhkan kesadaran berinvestasi oleh seluruh pihak, agar nantinya tidak merugikan investor sebagai pemilik modal maupun emiten.

"Kalau berinvestasi hanya untuk kepentingan sesaat akan menyesatkan market, yang pada akhirnya investor pindah ke luar negeri. Di China transaksi short selling menyebabkan indeks saham turun 8% dalam dua minggu, pelakunya ditangkap. Indonesia harus seperti ini,” tegas Haryajid.

Menurutnya, investor yang telah menanamkan modal sejak awal tahun harus menerima kenyataan harga sahamnya turun akibat permainan broker nakal.

Padahal di sisi lain, kinerja emiten tersebut masih cukup baik dan berpotensi terus meningkat. Akibatnya, berdampak pada berkurangnya kapitalisasi pasar karena aksi jual. ”Jika dibiarkan terus menerus akan menyebabkan market yang semu. Selain itu, mengakibatkan ketidak percayaan investor, sehingga mengurangi minat orang untuk berinvestasi di pasar modal. Untuk itu, harus ada ketegasan dan kepastian hukum,” tandasnya.

Baca juga:

OJK Diminta Tindak Tegas Broker Nakal

BEI Siap Hukum Broker Mainkan Saham
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Para Investor Pemula?...
Para Investor Pemula? Simak Tips Memilih Saham Berikut Ini
ERAA Bagikan Dividen...
ERAA Bagikan Dividen Tahun Buku 2021 Rp362,48 Miliar
IPO Menjadi Pintu Masuk...
IPO Menjadi Pintu Masuk Lambungkan Kekayaan Miliarder Dunia
Majoris Asset Management...
Majoris Asset Management dan Istiqlal Global Fund Luncurkan Wakaf Saham Istiqlal
Sekolah Pasar Modal...
Sekolah Pasar Modal untuk Edukasi Investasi Saham Timnas Indonesia U-20
FOREXimf Bermitra dengan...
FOREXimf Bermitra dengan Rizki Aditama agar Trader Indonesia Lebih Cerdas
Berita Terkini
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
8 menit yang lalu
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
1 jam yang lalu
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
1 jam yang lalu
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
10 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
11 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
12 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved