Bursa China Paling Tertekan, IHSG Mampu Lanjutkan Kenaikan
Senin, 14 September 2015 - 16:25 WIB
Bursa China Paling Tertekan, IHSG Mampu Lanjutkan Kenaikan
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari pertama pekan ini berakhir lanjutkan kenaikan di tengah melemahnya mayoritas bursa Asia, terutama China. IHSG naik 29,91 poin atau 0,69% ke level 4.390,37.
IHSG pagi ini dibuka meneruskan penguatan (reli) di tengah variatifnya bursa Asia. IHSG terkerek 17,72 poin atau 0,41% ke level 4.378,19 dan pada akhir sesi I parkir di level 4.378,60.
Sementara IHSG akhir pekan lalu ditutup positif di tengah melemahnya bursa Asia. IHSG naik 17,21 poin atau 0,40% ke level 4.360,47. Bursa Asia berakhir mayoritas melemah, dengan Bursa saham China jatuh pada hari ini setelah data menunjukkan pertumbuhan ekonomi berjalan di bawah target tahun ini sekitar 7%, sehingga meningkatkan kekhawatiran terhadap kesehatan ekonomi negara dengan ekonomi terbesar kedua di dunia tersebut.
Kekhawatiran ekonomi mengimbangi dampak dari pengumuman rencana reformasi lima tahunnya di sektor badan usaha milik negara (BUMN).
"Perekonomian China menghadapi tekanan yang relatif besar, sehingga sentimen investor masih lemah," kata ahli strategi di Cinda Securities Gu Yongtao, seperti dilansir dari Reuters, Senin (14/9/2015).
Adapun, indeks Shanghai turun 85,44 poin atau 2,67% ke 3.114,80; indeks Hang Seng menguat 57,53 poin atau 0,27% ke 21.561,90; indeks Strait Times susut 10,77 poin atau 0,33% ke 2.878,25 dan indeks Nikkei melemah 298,52 poin atau 1,63% ke 17.965,70.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,65 triliun dengan 3,32 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp125,90 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp813,16 miliar dan aksi beli Rp939,06 miliar. Tercatat 138 saham menguat, 137 saham melemah dan 96 saham stagnan.
Sektor saham hari ini menguat semua. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah konsumer yang naik 1,89%, diikuti manufaktur menguat 1,22%.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT Bayan Resoursec Tbk (BYAN) naik Rp100 menjadi Rp8.000, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) naik Rp75 menjadi Rp5.250 dan PT Panin Sekuritas Tbk (PANS) naik Rp100 menjadi Rp3.600.
Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT Mayora Indah Tbk (MYOR) turun Rp1.100 menjadi Rp26.400, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp350 menjadi Rp41.400 dan PT XL Axiata Tbk (EXCL) melemah Rp65 menjadi Rp2.435.
Baca:
Asia Memerah, IHSG Sesi I Bisa Menguat 18 Poin
Bursa Asia Variatif, IHSG Dibuka Berhasil Reli
IHSG pagi ini dibuka meneruskan penguatan (reli) di tengah variatifnya bursa Asia. IHSG terkerek 17,72 poin atau 0,41% ke level 4.378,19 dan pada akhir sesi I parkir di level 4.378,60.
Sementara IHSG akhir pekan lalu ditutup positif di tengah melemahnya bursa Asia. IHSG naik 17,21 poin atau 0,40% ke level 4.360,47. Bursa Asia berakhir mayoritas melemah, dengan Bursa saham China jatuh pada hari ini setelah data menunjukkan pertumbuhan ekonomi berjalan di bawah target tahun ini sekitar 7%, sehingga meningkatkan kekhawatiran terhadap kesehatan ekonomi negara dengan ekonomi terbesar kedua di dunia tersebut.
Kekhawatiran ekonomi mengimbangi dampak dari pengumuman rencana reformasi lima tahunnya di sektor badan usaha milik negara (BUMN).
"Perekonomian China menghadapi tekanan yang relatif besar, sehingga sentimen investor masih lemah," kata ahli strategi di Cinda Securities Gu Yongtao, seperti dilansir dari Reuters, Senin (14/9/2015).
Adapun, indeks Shanghai turun 85,44 poin atau 2,67% ke 3.114,80; indeks Hang Seng menguat 57,53 poin atau 0,27% ke 21.561,90; indeks Strait Times susut 10,77 poin atau 0,33% ke 2.878,25 dan indeks Nikkei melemah 298,52 poin atau 1,63% ke 17.965,70.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,65 triliun dengan 3,32 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp125,90 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp813,16 miliar dan aksi beli Rp939,06 miliar. Tercatat 138 saham menguat, 137 saham melemah dan 96 saham stagnan.
Sektor saham hari ini menguat semua. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah konsumer yang naik 1,89%, diikuti manufaktur menguat 1,22%.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT Bayan Resoursec Tbk (BYAN) naik Rp100 menjadi Rp8.000, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) naik Rp75 menjadi Rp5.250 dan PT Panin Sekuritas Tbk (PANS) naik Rp100 menjadi Rp3.600.
Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT Mayora Indah Tbk (MYOR) turun Rp1.100 menjadi Rp26.400, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp350 menjadi Rp41.400 dan PT XL Axiata Tbk (EXCL) melemah Rp65 menjadi Rp2.435.
Baca:
Asia Memerah, IHSG Sesi I Bisa Menguat 18 Poin
Bursa Asia Variatif, IHSG Dibuka Berhasil Reli
(rna)
Lihat Juga :