IHSG Berpeluang Balik Melemah, Cermati Saham Ini
Selasa, 15 September 2015 - 08:16 WIB
IHSG Berpeluang Balik Melemah, Cermati Saham Ini
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini berpeluang balik arah melemah jika sentimen yang ada kurang mendukung reli.
"Laju kenaikan ini dapat berbalik melemah jika sentimen yang ada kurang mendapat respon yang baik. Meski kami berharap adanya potensi penguatan lanjutan, namun tetap mewaspadai adanya sentimen yang dapat berimbas negatif pada laju IHSG," kata Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada di Jakarta, Selasa (15/9/2015).
Dia memperkirakan IHSG akan berada pada rentang support 4.350-4.378 dan resisten 4.400-4.414. Laju IHSG kemarin di atas area target support 4.325-4.340 dan sempat mampu menyentuh serta berakhir di target resisten 4.376-4.390.
Di tengah kekhawatiran akan pergerakan yang cenderung fluktuatif, laju IHSG mampu mengalami kenaikan seiring kembalinya pelaku pasar melakukan aksi beli lanjutan dari akhir pekan kemarin, laju IHSG pun dapat kembali mengalami kenaikan lanjutan.
Di satu sisi, pelaku pasar masih berkeinginan untuk kembali melanjutkan kenaikan, namun di sisi lain tampak sebagian pelaku pasar lebih memilih menunda masuk dan ada pula yang memanfaatkan kenaikan tersebut untuk trading jangka pendek serta profit taking.
"Kondisi ini pun terlihat dari cenderung sepi dan menurunnya nilai dan volume transaksi. Sikap galau pelaku pasar itu pun dipicu oleh wait and see jelang RDG-Bank Indonesia dan FOMC Meeting The Fed," ujarnya.
Meski asing sudah tercatat pembelian bersih, namun tidak didukung oleh laju rupiah yang berbalik melemah. Transaksi asing kembali nett buy dari net sell Rp57,58 miliar menjadi net buy Rp101,23 miliar. Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan, yaitu:
PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp1.315-Rp1.425. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp1.315.
PT Multipolar Tbk (MLPL) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp348-Rp405. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp570.
PT Modernland Realty Tbk (MDLN) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp375-Rp412. Rekomendasi lakukan penjualan (trading sell) jika gagal bertahan di Rp400.
PT Gudang Garam Tbk (GGRM) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp41.750-Rp42.425. Rekomendasi lakukan pembelian saat melemah (BoW) di bawah Rp41.500.
PT Ciputra Property Tbk (CTRP) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp388-Rp415. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp395.
PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp11.925-Rp12.650. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp12.025.
PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp530-Rp575.Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp535.
"Laju kenaikan ini dapat berbalik melemah jika sentimen yang ada kurang mendapat respon yang baik. Meski kami berharap adanya potensi penguatan lanjutan, namun tetap mewaspadai adanya sentimen yang dapat berimbas negatif pada laju IHSG," kata Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada di Jakarta, Selasa (15/9/2015).
Dia memperkirakan IHSG akan berada pada rentang support 4.350-4.378 dan resisten 4.400-4.414. Laju IHSG kemarin di atas area target support 4.325-4.340 dan sempat mampu menyentuh serta berakhir di target resisten 4.376-4.390.
Di tengah kekhawatiran akan pergerakan yang cenderung fluktuatif, laju IHSG mampu mengalami kenaikan seiring kembalinya pelaku pasar melakukan aksi beli lanjutan dari akhir pekan kemarin, laju IHSG pun dapat kembali mengalami kenaikan lanjutan.
Di satu sisi, pelaku pasar masih berkeinginan untuk kembali melanjutkan kenaikan, namun di sisi lain tampak sebagian pelaku pasar lebih memilih menunda masuk dan ada pula yang memanfaatkan kenaikan tersebut untuk trading jangka pendek serta profit taking.
"Kondisi ini pun terlihat dari cenderung sepi dan menurunnya nilai dan volume transaksi. Sikap galau pelaku pasar itu pun dipicu oleh wait and see jelang RDG-Bank Indonesia dan FOMC Meeting The Fed," ujarnya.
Meski asing sudah tercatat pembelian bersih, namun tidak didukung oleh laju rupiah yang berbalik melemah. Transaksi asing kembali nett buy dari net sell Rp57,58 miliar menjadi net buy Rp101,23 miliar. Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan, yaitu:
PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp1.315-Rp1.425. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp1.315.
PT Multipolar Tbk (MLPL) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp348-Rp405. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp570.
PT Modernland Realty Tbk (MDLN) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp375-Rp412. Rekomendasi lakukan penjualan (trading sell) jika gagal bertahan di Rp400.
PT Gudang Garam Tbk (GGRM) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp41.750-Rp42.425. Rekomendasi lakukan pembelian saat melemah (BoW) di bawah Rp41.500.
PT Ciputra Property Tbk (CTRP) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp388-Rp415. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp395.
PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp11.925-Rp12.650. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp12.025.
PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp530-Rp575.Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp535.
(rna)
Lihat Juga :