Wall Street Melemah Jelang Pertemuan The Fed

Selasa, 15 September 2015 - 08:52 WIB
Wall Street Melemah...
Wall Street Melemah Jelang Pertemuan The Fed
A A A
NEW YORK - Indeks saham di Wall Steet ditutup melemah pada Senin waktu setempat karena banyak investor menunda membuat taruhan besar menjelang pertemuan Federal Reserve (The Fed) pekan ini ditambah kekhawatiran terhadap lemahnya data ekonomi China.

Bursa saham diharapkan tetap stabil menjelang pengumuman Federal Reserve, yang dijadwalkan dirilis pada Kamis setelah pertemuan dua hari, di mana mereka akan memutuskan apakah akan menaikkan suku bunga atau tidak untuk kali pertama sejak 2006.

"Sama sekali tidak ada keyakinan. Semua orang menunggu Fed," kata ahli strategi investasi global di GuideStone Fund David Spika, seperti dilansir dari Reuters, Selasa (15/9/2015).

The Fed menyatakan, akan menaikkan suku bunga jika ekonomi pulih dilihat dari data pasar tenaga kerja dan inflasi tapi pasar tenaga kerja saat ini membaik, namun inflasi tertekan oleh melemahnya harga minyak.

Saham telah stabil sejak China mendevaluasi mata uangnya pada bulan Agustus. Indeks S&P 500 telah bergerak 1% dalam 10 sesi perdagangan sejak 20 Agustus 2015.

"Karena volatilitas di pasar dan data yang bertentangan dengan ekonomi AS, itu benar-benar sulit untuk mendapatkan pegangan yang kuat mengenai apa yang mungkin dilakukan Fed," kata Spika.

Perdagangan berjalan lambat, dengan sekitar 5,4 miliar saham berpindah tangan di bursa AS, di bawah rata-rata harian selama dua puluh sesi sebelumnya sebanyak 8 miliar saham.

Dow Jones Industrial Average turun 62,13 poin atau 0,38% ke 16.370,96; indeks S&P 500 kehilangan 8,02 poin atau 0,41% ke 1.953,03 dan Nasdaq Composite turun 16,58 poin atau 0,34% ke 4.805,76.

Sembilan dari 10 sektor di indeks S&P jatuh, dipimpin oleh sektor bahan baku. Sektor utilitas naik 0,23%, sedangkan sektor energi turun 0,8% karena harga minyak mentah AS anjlok 1,4%.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
27 menit yang lalu
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
1 jam yang lalu
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
4 jam yang lalu
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
4 jam yang lalu
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
5 jam yang lalu
Masa Transisi ke B50...
Masa Transisi ke B50 Berlangsung hingga September, Penyaluran Dilakukan Bertahap
6 jam yang lalu
Infografis
8 PTS Terbaik Indonesia...
8 PTS Terbaik Indonesia Masuk THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved