Asia Mayoritas Melemah, IHSG Dibuka Tergelincir ke Jalur Merah
Selasa, 15 September 2015 - 09:18 WIB
Asia Mayoritas Melemah, IHSG Dibuka Tergelincir ke Jalur Merah
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini dibuka di jalur merah sejalan dengan melemahnya mayoritas bursa Asia dan Wall Street semalam. IHSG melemah 17,5 poin atau 40% ke level 4.372,87.
IHSG kemarin lanjutkan kenaikan di tengah melemahnya mayoritas bursa Asia, terutama China. IHSG naik 29,91 poin atau 0,69% ke level 4.390,37.
Sementara pagi ini, bursa utama Asia dibuka mayoritas melemah, dengan koreksi terdalam diderita bursa Shanghai China karena investor mencerna perubahan kepemimpinan Australia dan menunggu keputusan bank sentral di Jepang.
Sementara Wall Street semalam ditutup koreksi karena investor menunda membuat taruhan besar menjelang pertemuan Federal Reserve pada pekan ini. (Baca: Wall Street Melemah Jelang Pertemuan The Fed)
Dikutip dari CNBC, indikator ekonomi yang mengecewakan, seperti investasi aset tetap dan produksi industri di akhir pekan lalu memberi tekanan pada China, yang kemungkinan akan meminta pemerintah untuk melakukan program stimulus lebih lanjut. Namun, pasar yang tidak yakin bahwa stimulus lebih lanjut menjadi solusi.
Adapun indeks Nikkei berhasil menguat menjelang keputusan Bank of Japan (BOJ). Sementara konsesus menyatakan BOJ mempertahankan kebijakan moneter ekspansifnya, analis tidak mengesampingkan kemungkinan stimulus tambahan yang diberikan karena kekhawatiran pertumbuhan ekonomi baru-baru ini.
Adapun, indeks Shanghai turun 85,44 poin atau 2,67% ke 3.114,80; indeks Hang Seng menguat 57,53 poin atau 0,27% ke 21.561,90; indeks Strait Times susut 10,77 poin atau 0,33% ke 2.878,25 dan indeks Nikkei melemah 298,52 poin atau 1,63% ke 17.965,70.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp19 miliar dengan 6 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp5,42 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp16,88 miliar dan aksi beli Rp11,46 miliar. Tercatat 9 saham menguat, 30 saham melemah dan 6 saham stagnan.
Sektor saham hari ini mayoritas melemah. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah konsumer yang susut 1,21%, diikuti manufaktur terkoreksi 1,10%. Sedangkan yang menguat tertinggi adalah sektor perkebunan, naik 0,62%.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) naik Rp75 menjadi Rp18.200, PT United Tractors Tbk (UNTR) naik Rp75 menjadi Rp18.600 dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik Rp25 menjadi Rp9.300.
Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) turun Rp275 menjadi Rp15.800, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp475 menjadi Rp41.550 dan PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) melemah Rp150 menjadi Rp10.050.
Baca:
IHSG Diperkirakan pada Kisaran 4.350-4.455
IHSG Berpeluang Balik Melemah, Cermati Saham Ini
IHSG kemarin lanjutkan kenaikan di tengah melemahnya mayoritas bursa Asia, terutama China. IHSG naik 29,91 poin atau 0,69% ke level 4.390,37.
Sementara pagi ini, bursa utama Asia dibuka mayoritas melemah, dengan koreksi terdalam diderita bursa Shanghai China karena investor mencerna perubahan kepemimpinan Australia dan menunggu keputusan bank sentral di Jepang.
Sementara Wall Street semalam ditutup koreksi karena investor menunda membuat taruhan besar menjelang pertemuan Federal Reserve pada pekan ini. (Baca: Wall Street Melemah Jelang Pertemuan The Fed)
Dikutip dari CNBC, indikator ekonomi yang mengecewakan, seperti investasi aset tetap dan produksi industri di akhir pekan lalu memberi tekanan pada China, yang kemungkinan akan meminta pemerintah untuk melakukan program stimulus lebih lanjut. Namun, pasar yang tidak yakin bahwa stimulus lebih lanjut menjadi solusi.
Adapun indeks Nikkei berhasil menguat menjelang keputusan Bank of Japan (BOJ). Sementara konsesus menyatakan BOJ mempertahankan kebijakan moneter ekspansifnya, analis tidak mengesampingkan kemungkinan stimulus tambahan yang diberikan karena kekhawatiran pertumbuhan ekonomi baru-baru ini.
Adapun, indeks Shanghai turun 85,44 poin atau 2,67% ke 3.114,80; indeks Hang Seng menguat 57,53 poin atau 0,27% ke 21.561,90; indeks Strait Times susut 10,77 poin atau 0,33% ke 2.878,25 dan indeks Nikkei melemah 298,52 poin atau 1,63% ke 17.965,70.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp19 miliar dengan 6 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp5,42 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp16,88 miliar dan aksi beli Rp11,46 miliar. Tercatat 9 saham menguat, 30 saham melemah dan 6 saham stagnan.
Sektor saham hari ini mayoritas melemah. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah konsumer yang susut 1,21%, diikuti manufaktur terkoreksi 1,10%. Sedangkan yang menguat tertinggi adalah sektor perkebunan, naik 0,62%.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) naik Rp75 menjadi Rp18.200, PT United Tractors Tbk (UNTR) naik Rp75 menjadi Rp18.600 dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik Rp25 menjadi Rp9.300.
Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) turun Rp275 menjadi Rp15.800, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp475 menjadi Rp41.550 dan PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) melemah Rp150 menjadi Rp10.050.
Baca:
IHSG Diperkirakan pada Kisaran 4.350-4.455
IHSG Berpeluang Balik Melemah, Cermati Saham Ini
(rna)
Lihat Juga :