Pemerintah Perlu Tiru Sepak Terjang Ali Wardhana

Selasa, 15 September 2015 - 10:25 WIB
Pemerintah Perlu Tiru...
Pemerintah Perlu Tiru Sepak Terjang Ali Wardhana
A A A
JAKARTA - Ketua Staf Ahli Wakil Presiden RI Sofjan Wanandi mengungkapkan bahwa pemerintah sedianya perlu meniru sepak terjang mantan Menteri Keuangan era Orde Baru Ali Wardhana, yang mampu menstabilkan kembali kondisi perekonomian Indonesia saat diterpa krisis ekonomi 1965.

Dia menuturkan, almarhum Ali Wardhana merupakan sosok yang brilian dan mampu mengatur kembali kondisi keuangan Indonesia, sehingga bisa kembali dipercaya masyarakat dan investor.

"Saya pikir dari Pak Ali yang paling brilian itu sebenarnya meyakinkan dan mengatur kembali kita punya keuangan kita, sehingga bisa kembali dipercaya orang. Mempersiapkan APBN dan mengatur bagaimana balance budget supaya kita tidak utang lebih banyak lagi," katanya saat ditemui di kediaman Ali Wardhana, Patra Kuningan, Jakarta, Senin (14/9/2015) malam.

Kendati kondisi ekonomi Indonesia sudah berbeda dengan saat zaman kepemimpinan Ali sebagai Menteri Keuangan, namun berbagai upaya yang dilakukan mantan Menteri Koordinator bidang Ekonomi, Keuangan dan Industri tersebut patut dijadikan contoh.

"Tapi bahwa dia (Ali Wardhana) itu ingin mengatur ekonomi Indonesia lebih konsolidatif, itu salah satu yang masih kita perlukan. Ada balance budget itu masih kita perlukan, menjaga kita punya rupiah, menjaga kita punya inflasi, itu yang dia letakkan dasar-dasar kita punya APBN," tandasnya.

Sekadar informasi, Ali Wardhana yang pernah mencatatkan rekor MURI sebagai Menteri Keuangan dengan periode jabatan terlama ini meninggal dunia kemarin, Senin (14/9/2015) pukul 15.30 WIB di Rumah Sakit Medistra, Jakarta. Almarhum diketahui meninggal dunia lantaran penyakit paru-paru kronis yang dideritanya sejak muda.

(Baca: Mantan Menkeu Ali Wardhana Tutup Usia)
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menkeu Sebut Separuh...
Menkeu Sebut Separuh Masyarakat RI Masih Tinggal di Desa
Kemenkeu Setujui Rp1...
Kemenkeu Setujui Rp1 Triliun Anggaran Tahap I Pilkada Serentak
Realisasi Lelang Kekayaan...
Realisasi Lelang Kekayaan Negara Capai Rp8,07 Triliun, Tak Sampai Setengah Target
Kemenkeu Gelar PMO Informal...
Kemenkeu Gelar PMO Informal Meeting II: Cakap Berkomunikasi di Masa Pandemi
Pemerintah Alokasikan...
Pemerintah Alokasikan Rp8 Triliun untuk Pengentasan TBC, Bagian Program Kesehatan Prioritas 2025
Kemenkeu Ungkap Alasan...
Kemenkeu Ungkap Alasan Pembekuan Anggaran Kementerian Rp50,2 Triliun
Berita Terkini
RANS Resmi Jadi Perusahaan...
RANS Resmi Jadi Perusahaan Terbuka, Investor Sambut Positif Debut di Bursa
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000 per Gram, Buyback Jadi Berapa?
3 jam yang lalu
Easycash, OJK dan AFTECH...
Easycash, OJK dan AFTECH Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda di Bali
3 jam yang lalu
IHSG Sepekan Naik 0,83%,...
IHSG Sepekan Naik 0,83%, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp10.340 Triliun
4 jam yang lalu
Promo Spesial BRI Kartu...
Promo Spesial BRI Kartu Kredit: Jalan-Jalan Lebih Hemat Rp125.000 di tiket.com!
4 jam yang lalu
Imbal Hasil Obligasi...
Imbal Hasil Obligasi Kian Jadi Penentu Utama Pergerakan Valas
4 jam yang lalu
Infografis
Profil Ayatollah Ali...
Profil Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Tewas Diserang AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved