Asia Menghijau, IHSG Sesi I Terpleset
Rabu, 16 September 2015 - 12:18 WIB
Asia Menghijau, IHSG Sesi I Terpleset
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini berakhir terpleset ke zona merah di tengah menghijaunya bursa Asia. IHSG turun 7,16 poin atau 0,16% ke level 4.340.
IHSG pagi tadi dibuka balik arah positif didukung bursa global. IHSG terkerek 13,03 poin atau 30% ke level 4.360,19.
IHSG kemarin ditutup memburuk pascarilis neraca perdagangan Agustus dan melemahnya semua sektor saham. IHSG tergerus 43,21 poin atau 0,98% ke level 4.347,16.
Pelemahan itu di sejalan dengan negatifnya mayoritas bursa Asia. Sementara siang ini, bursa utama Asia menguat semua.
Adapun, indeks Shanghai naik 4,39 poin atau 0,15% ke 3.009,57; indeks Hang Seng menguat 217,38 poin atau 1,01% ke 21.672,61; indeks Strait Times naik 26,81 poin atau 0,93% ke 2.867,34, dan indeks Nikkei menguat 137,50 poin atau 0,76% ke 18.163,98.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp1,85 triliun dengan 3,18 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp195,42 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp630,34 miliar dan aksi beli Rp434,93 miliar. Tercatat 135 saham menguat, 101 saham melemah dan 87 saham stagnan.
Sektor saham hari ini masih variatif. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah infrastruktur yang naik 0,90%. Sedangkan yang melemah terdalam sektor aneka industri, terkoreksi 1,58%.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya di antaranya PT XL Axiata Tbk (EXCL) naik Rp60 menjadi Rp2.465, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp100 menjadi Rp41.100 dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) naik Rp60 menjadi Rp2.680.
Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp150 menjadi Rp5.875, PT Panin Sekuritas Tbk (PANS) turun Rp125 menjadi Rp3.495 dan PT Asahimas Flat Glass Tbk Tbk (AMFG) melemah Rp50 menjadi Rp5.900.
Baca:
IHSG Dibuka Positif Mengikuti Bursa Global
Pasar Saham Sudah Antisipasi Keputusan The Fed
IHSG pagi tadi dibuka balik arah positif didukung bursa global. IHSG terkerek 13,03 poin atau 30% ke level 4.360,19.
IHSG kemarin ditutup memburuk pascarilis neraca perdagangan Agustus dan melemahnya semua sektor saham. IHSG tergerus 43,21 poin atau 0,98% ke level 4.347,16.
Pelemahan itu di sejalan dengan negatifnya mayoritas bursa Asia. Sementara siang ini, bursa utama Asia menguat semua.
Adapun, indeks Shanghai naik 4,39 poin atau 0,15% ke 3.009,57; indeks Hang Seng menguat 217,38 poin atau 1,01% ke 21.672,61; indeks Strait Times naik 26,81 poin atau 0,93% ke 2.867,34, dan indeks Nikkei menguat 137,50 poin atau 0,76% ke 18.163,98.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp1,85 triliun dengan 3,18 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp195,42 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp630,34 miliar dan aksi beli Rp434,93 miliar. Tercatat 135 saham menguat, 101 saham melemah dan 87 saham stagnan.
Sektor saham hari ini masih variatif. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah infrastruktur yang naik 0,90%. Sedangkan yang melemah terdalam sektor aneka industri, terkoreksi 1,58%.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya di antaranya PT XL Axiata Tbk (EXCL) naik Rp60 menjadi Rp2.465, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp100 menjadi Rp41.100 dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) naik Rp60 menjadi Rp2.680.
Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp150 menjadi Rp5.875, PT Panin Sekuritas Tbk (PANS) turun Rp125 menjadi Rp3.495 dan PT Asahimas Flat Glass Tbk Tbk (AMFG) melemah Rp50 menjadi Rp5.900.
Baca:
IHSG Dibuka Positif Mengikuti Bursa Global
Pasar Saham Sudah Antisipasi Keputusan The Fed
(rna)
Lihat Juga :