Rupiah Diprediksi Tak Akan Tembus Rp16.000/USD

Kamis, 17 September 2015 - 00:16 WIB
Rupiah Diprediksi Tak...
Rupiah Diprediksi Tak Akan Tembus Rp16.000/USD
A A A
JAKARTA - Pengamat ekonomi Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Eko Listianto memprediksi, rupiah pada akhir 2015 tidak akan tembus di level Rp16.000/USD. Pasalnya, cadangan devisa Indonesia masih cukup kuat untuk intervensi jika rupiah terdepresiasi secara cepat.

Menurutnya, faktor utama pelemahan rupiah dalam beberapa hari terakhir karena isu jangka pendek terkait kebijakan bank sentral AS atau The Fed.

"Sehingga data neraca perdagangan kita yang suplus di bulan Agustus yang dirilis BPS kemarin juga belum memberi sentimen positif bagi penguatan rupiah. Ini karena dominannya isu seputar rapat The Fed," ujarnya di Jakarta, Rabu (16/9/2015).

Sebab itu, Undang-undang Jaringan Pengaman Sistem Keuangan (JPSK) sangat diperlukan untuk penataan kelembagaan yang lebih baik dalam pengambilan keputusan saat perekonomian mengalami guncangan. Jadi, UU JPSK harus cepat selesai agar penanganan jika terjadi krisis keuangan jadi lebih jelas, terutama terkait proses dan kewenangan pengambilan keputusan.

"Namun, meskipun RUU ini berhasil diselesaikan cepat, impact ke rupiah dalam jangka pendek masih kecil. Karena isu nilai tukar lebih dipengaruhi oleh dinamika kebijakan The Fed," ungkapnya.

Baca juga:

Purbaya Nilai Faktor Domestik Sebabkan Rupiah Melemah

Meski The Fed Naikkan Suku Bunga Rupiah Sulit Bangkit
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Indo Build Tech 2026,...
Indo Build Tech 2026, AMBPI Bawa Sejumlah Inovasi Baru
33 menit yang lalu
Bidik Pasar Indonesia...
Bidik Pasar Indonesia Timur, Jafran Indonesia Kenalkan JR 737 di PENAS XVII
1 jam yang lalu
Pelemahan Emas Antam...
Pelemahan Emas Antam Berlanjut ke Rp2.6 Juta per Gram, Ini Daftar Lengkapnya
2 jam yang lalu
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
4 jam yang lalu
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
4 jam yang lalu
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
5 jam yang lalu
Infografis
5 Tips Packing Mudik...
5 Tips Packing Mudik Agar Koper Tak Kelebihan Muatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved