Koreksi IHSG Diproyeksi Lebih Tertahan, Lirik Saham Ini
Kamis, 17 September 2015 - 08:15 WIB
Koreksi IHSG Diproyeksi Lebih Tertahan, Lirik Saham Ini
A
A
A
JAKARTA - Koreksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bisa lebih tertahan didukung sentimen positif dari global.
"Kami masih berharap agar pelemahan dapat lebih tertahan agar IHSG tidak kembali ke lembah merah yang lebih dalam. Untuk itu, tetap mewaspadai adanya sentimen yang dapat berimbas negatif pada laju IHSG," kata Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada di Jakarta, Kamis (16/9/2015).
Dia memperkirakan IHSG akan berada pada rentang support 4.300-4.315 dan resisten 4.348-4.385. Laju IHSG kemarin di area target support 4.317-4.328 dan sempat menyentuh target resisten 4.370-4.388, namun tidak kuat dan berbalik melemah.
Kemarin pelemahan IHSG seiring belum adanya sentimen positif. Bahkan kekhawatiran berlebihan dari pelaku pasar jelang pertemuang BI dan juga The Fed membuat banyak pelaku pasar yang memilih menjauhi pasar.
"Sell off bahkan tak jarang cut loss pun dilakukan untuk keluar pasar yang menurut kami tidak perlu sampai berlebihan seperti itu," ujarnya.
Terkecuali, dia menambhakan, jika nantinya pelaku pasar akan kembali masuk setelah adanya kepastian akan keputusan The Fed dan BI atau dengan kata lain mengambil posisi pada harga di bawah nantinya. Akan tetapi, jika posisi nantinya tidak diambil maka akan sangat disayangkan aksi cutloss yang sudah dilakukan saat-saat ini.
Pelemahan dipicu respon negatif pelaku pasar terhadap kembali melemahnya nilai tukar rupiah. Padahal laju bursa saham Asia dan pembukaan pasar saham Eropa berada di zona hijau.
"Nah, ada kemungkinan pelaku pasar terutama asing sudah mulai berkurang minat di bursa saham dan obligasi yang bukan karena bursa nya namun, tidak adanya dukungan dari sisi makrofundamental," tutur dia.
Transaksi asing yang kembali jualan dan dibarengi dengan pelemahan nilai tukar rupiah turut memicu pelemahan IHSG. Transaksi asing kembali nett sell dari net sell Rp253,00 miliar menjadi net sell Rp378,67 miliar. Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan, yaitu:
PT Modernland Realty Tbk (MDRN) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp179-Rp220. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp192.
PT Vale Indonesia Tbk (INCO) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp1.470-Rp1.625. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp1.520.
PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp316-Rp330. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp317.
PT Citra Marga Nushapala Persada Tbk (CMNP) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp1.545-Rp1.610. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp1.585.
PT Indofood CBP Makmur Tbk (ICBP) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp12.325-Rp12.750. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp12.425.
PT Dwi Aneka Jaya Kemasindo Tbk (DAJK) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp420-Rp510. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp485.
PT United Tractors Tbk (UNTR) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp18.600-Rp19.900. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp18.800.
"Kami masih berharap agar pelemahan dapat lebih tertahan agar IHSG tidak kembali ke lembah merah yang lebih dalam. Untuk itu, tetap mewaspadai adanya sentimen yang dapat berimbas negatif pada laju IHSG," kata Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada di Jakarta, Kamis (16/9/2015).
Dia memperkirakan IHSG akan berada pada rentang support 4.300-4.315 dan resisten 4.348-4.385. Laju IHSG kemarin di area target support 4.317-4.328 dan sempat menyentuh target resisten 4.370-4.388, namun tidak kuat dan berbalik melemah.
Kemarin pelemahan IHSG seiring belum adanya sentimen positif. Bahkan kekhawatiran berlebihan dari pelaku pasar jelang pertemuang BI dan juga The Fed membuat banyak pelaku pasar yang memilih menjauhi pasar.
"Sell off bahkan tak jarang cut loss pun dilakukan untuk keluar pasar yang menurut kami tidak perlu sampai berlebihan seperti itu," ujarnya.
Terkecuali, dia menambhakan, jika nantinya pelaku pasar akan kembali masuk setelah adanya kepastian akan keputusan The Fed dan BI atau dengan kata lain mengambil posisi pada harga di bawah nantinya. Akan tetapi, jika posisi nantinya tidak diambil maka akan sangat disayangkan aksi cutloss yang sudah dilakukan saat-saat ini.
Pelemahan dipicu respon negatif pelaku pasar terhadap kembali melemahnya nilai tukar rupiah. Padahal laju bursa saham Asia dan pembukaan pasar saham Eropa berada di zona hijau.
"Nah, ada kemungkinan pelaku pasar terutama asing sudah mulai berkurang minat di bursa saham dan obligasi yang bukan karena bursa nya namun, tidak adanya dukungan dari sisi makrofundamental," tutur dia.
Transaksi asing yang kembali jualan dan dibarengi dengan pelemahan nilai tukar rupiah turut memicu pelemahan IHSG. Transaksi asing kembali nett sell dari net sell Rp253,00 miliar menjadi net sell Rp378,67 miliar. Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan, yaitu:
PT Modernland Realty Tbk (MDRN) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp179-Rp220. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp192.
PT Vale Indonesia Tbk (INCO) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp1.470-Rp1.625. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp1.520.
PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp316-Rp330. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp317.
PT Citra Marga Nushapala Persada Tbk (CMNP) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp1.545-Rp1.610. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp1.585.
PT Indofood CBP Makmur Tbk (ICBP) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp12.325-Rp12.750. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp12.425.
PT Dwi Aneka Jaya Kemasindo Tbk (DAJK) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp420-Rp510. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp485.
PT United Tractors Tbk (UNTR) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp18.600-Rp19.900. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp18.800.
(rna)
Lihat Juga :