Perusahaan Diimbau Pekerjakan Kaum Difabel

Kamis, 17 September 2015 - 23:27 WIB
Perusahaan Diimbau Pekerjakan...
Perusahaan Diimbau Pekerjakan Kaum Difabel
A A A
DEPOK - Menteri Tenaga Kerja, Hanif Dakhiri mengimbau perusahaan untuk mempekerjakan kaum difabel. Setiap perusahaan sedikitnya mempekerjakan sebanyak 1% dari total karyawan.

"Perusahaan bisa memberi kesempatan dengan perbandingan 1:100 untuk kaum difabel atau 1% dari total karyawan," ujar Hanif usai pembukaan Universitas Indonesia (UI) Career & Scholarship Expo XX di Balairung UI Depok, Kamis (17/9/2015).

Menurutnya, kaum difabel adalah kelompok yang memiliki kemampuan berbeda dengan pencari kerja lain. Mereka mengandalkan profesionalitas. "Mereka intinya ada kewajiban untuk mempekerjakan kaum difabel. Satu perusahaan setidaknya sebanyak 1%," ungkapnya.

Saat ini, trend industri dunia sudah bergeser. Artinya, industri mengedepankan kompetensi bukan kesarjanaan. Artinya, pengalaman praktik di lapangan menjadi pertimbangan utama dalam memasuki dunia kerja. "Orientasinya pada praktis atau pendidikan vokasional," pungkasnya.

Baca juga:

Rupiah Tersungkur, Jumlah PHK Terus Bertambah

Ekonomi Loyo, PHK Pekerja Logistik Bisa Capai 4.000 Orang
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kesenjangan Pekerja...
Kesenjangan Pekerja Disabilitas, PR Besar Bagi Pemerintah
Balai Latihan Kerja...
Balai Latihan Kerja Surakarta Bantu Penanganan COVID-19
Kemnaker Berdayakan...
Kemnaker Berdayakan Korban PHK melalui Program Padat Karya
Hindari Resiko Penumpukan...
Hindari Resiko Penumpukan Orang, Kemnaker Minta Perusahaan Susun Rencana Kerja
Siddhakarya Bukti Perhatian...
Siddhakarya Bukti Perhatian Pemerintah kepada Produktivitas Perusahaan
Menaker Ida Fauziyah...
Menaker Ida Fauziyah Sambut Kepulangan Sembilan ABK
Berita Terkini
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
47 menit yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
1 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
2 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
2 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
3 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
6 jam yang lalu
Infografis
4 Presiden Termiskin...
4 Presiden Termiskin di Dunia, Sumbangkan 90% Gajinya untuk Kaum Susah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved