Pemerintah RI Sarankan The Fed Naikkan Suku Bunga
Kamis, 17 September 2015 - 18:52 WIB
Pemerintah RI Sarankan The Fed Naikkan Suku Bunga
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah Indonesia menyarankan Bank Sentral Amerika Serikat alias The Federal Reserve System (The Fed) menaikkan suku bunga acuan.
Sekadar diketahui, rencananya besok Dewan Gubernur Bank Sentral Amerika Serikat menjadwalkan pertemuan. Rapat tertutup atau Federal Open Market Committee Meeting (FOMC) itu digelar untuk membahas dan menentukan tingkat bunga acuan yang telah dipertahankan 0% selama hampir satu dekade.
"Ekonomi kita itu, nilai tukar kita sudah terlalu tinggi dari fundamentalnya, karena spekulasi menunggu ini terus, buat Indonesia sebenarnya lebih baik lakukan lah (Naikkan suku bunga acuan)," kata Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (17/9/2015).
Darmin berpendapat, spekulasi yang selama ini berdampak buruk pada perekonomian nasional bisa diakhiri dengan penaikan suku bunga acuan.
"Memang tidak bisa dibilang positif juga, tapi kalau dinaikkan akan tercipta kesempatan semua adjustment berjalan kembali, sehingga nilai tukar kita, tekanan spekulasi kita jadinya mereda," ujarnya.
Sehingga, lanjut dia, nilai tukar rupiah terhadap dolar bisa bergerak ke fundamentalnya. Dia juga berpendapat, jika investasi lebih banyak mengalir ke AS karena suku bunga acuan dinaikkan, tidak perlu dianggap sebagai momok.
"Begini, kalau soal itu sudah terjadi dari beberapa bulan, mungkin masih ada yang terjadi lagi, tapi tidak akan besar. Jadi, jangan dianggap ini momok karena orang sudah memprediksi ini sejak sebulan, dua bulan ini," pungkas Darmin.
Sekadar diketahui, rencananya besok Dewan Gubernur Bank Sentral Amerika Serikat menjadwalkan pertemuan. Rapat tertutup atau Federal Open Market Committee Meeting (FOMC) itu digelar untuk membahas dan menentukan tingkat bunga acuan yang telah dipertahankan 0% selama hampir satu dekade.
"Ekonomi kita itu, nilai tukar kita sudah terlalu tinggi dari fundamentalnya, karena spekulasi menunggu ini terus, buat Indonesia sebenarnya lebih baik lakukan lah (Naikkan suku bunga acuan)," kata Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (17/9/2015).
Darmin berpendapat, spekulasi yang selama ini berdampak buruk pada perekonomian nasional bisa diakhiri dengan penaikan suku bunga acuan.
"Memang tidak bisa dibilang positif juga, tapi kalau dinaikkan akan tercipta kesempatan semua adjustment berjalan kembali, sehingga nilai tukar kita, tekanan spekulasi kita jadinya mereda," ujarnya.
Sehingga, lanjut dia, nilai tukar rupiah terhadap dolar bisa bergerak ke fundamentalnya. Dia juga berpendapat, jika investasi lebih banyak mengalir ke AS karena suku bunga acuan dinaikkan, tidak perlu dianggap sebagai momok.
"Begini, kalau soal itu sudah terjadi dari beberapa bulan, mungkin masih ada yang terjadi lagi, tapi tidak akan besar. Jadi, jangan dianggap ini momok karena orang sudah memprediksi ini sejak sebulan, dua bulan ini," pungkas Darmin.
(izz)
Lihat Juga :