Rupiah Siang Ini Parkir di Rp14.470/USD
Jum'at, 18 September 2015 - 12:39 WIB
Rupiah Siang Ini Parkir di Rp14.470/USD
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan siang hari ini melemah dan parkir di level Rp14.470/USD.
Nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg pada level Rp14.470/USD. Posisi tersebut kian terkoreksi dibanding penutupan perdagangan sebelumnya di Rp14.459/USD.
Data Yahoo Finance, rupiah berada di level Rp14.470/USD, dengan kisaran harian Rp14.322-Rp14.510/USD. Posisi ini anjlok dibanding dengan posisi penutupan sebelumnya di level Rp14.327/USD.
Posisi rupiah berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas berada pada level Rp14.475/USD. Posisi itu melemah dibanding posisi penutupan kemarin di level Rp14.454/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp14.463/USD, tergerus 11 poin dari posisi sebelumnya di level Rp14.452/USD.
Riset dan analis Divisi Treasuri BNI Trian Fatria mengatakan, hasil keputusan The Fed yang menunda kenaikan suku bunga acuan berpotensi menimbulkan ketidakpastian ekonomi global dan domestik dalam jangka panjang dan berpotensi negatif terhadap nilai tukar rupiah.
"Namun menguatnya bursa saham domestik diharapkan mampu menahan pelemahan rupiah lebih jauh," kata dia, Jumat (18/9/2015).
Di sisi lain, dia menambahkan, rencana pemerintah akan menerbitkan paket kebijakan jilid II dapat lebih memaksimalkan dalam mengatasi perlambatan ekonomi dalam negeri.
Baca:
The Fed dan BI Tahan Suku Bunga, Rupiah Dibuka Tergelincir
Kenaikan Fed Rate Ditunda, Rupiah Berpeluang Reli
Nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg pada level Rp14.470/USD. Posisi tersebut kian terkoreksi dibanding penutupan perdagangan sebelumnya di Rp14.459/USD.
Data Yahoo Finance, rupiah berada di level Rp14.470/USD, dengan kisaran harian Rp14.322-Rp14.510/USD. Posisi ini anjlok dibanding dengan posisi penutupan sebelumnya di level Rp14.327/USD.
Posisi rupiah berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas berada pada level Rp14.475/USD. Posisi itu melemah dibanding posisi penutupan kemarin di level Rp14.454/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp14.463/USD, tergerus 11 poin dari posisi sebelumnya di level Rp14.452/USD.
Riset dan analis Divisi Treasuri BNI Trian Fatria mengatakan, hasil keputusan The Fed yang menunda kenaikan suku bunga acuan berpotensi menimbulkan ketidakpastian ekonomi global dan domestik dalam jangka panjang dan berpotensi negatif terhadap nilai tukar rupiah.
"Namun menguatnya bursa saham domestik diharapkan mampu menahan pelemahan rupiah lebih jauh," kata dia, Jumat (18/9/2015).
Di sisi lain, dia menambahkan, rencana pemerintah akan menerbitkan paket kebijakan jilid II dapat lebih memaksimalkan dalam mengatasi perlambatan ekonomi dalam negeri.
Baca:
The Fed dan BI Tahan Suku Bunga, Rupiah Dibuka Tergelincir
Kenaikan Fed Rate Ditunda, Rupiah Berpeluang Reli
(rna)