IHSG Rentan Balik Arah, Perhatikan Saham Ini
Senin, 21 September 2015 - 08:10 WIB
IHSG Rentan Balik Arah, Perhatikan Saham Ini
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan rentan terjadinya pembalikan arah jika tidak didukung oleh sentimen yang ada.
Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan, terkecuali jika pelaku pasar masih mempertahankan aksi belinya, sehingga dapat membuat laju IHSG dapat kembali berada di zona hijau di awal pekan.
"Kami masih berharap agar laju IHSG dapat bertahan di zona positifnya saat ini agar tidak berubah menjadi tren melemah," ujarnya di Jakarta, Senin (21/9/2015).
Dia memperkirakan IHSG akan berada pada rentang support 4.348-4.365 dan resisten 4.408-4.428. Laju IHSG akhir pekan lalu di atas area target support 4.300-4.315 dan mampu melampaui target resisten 4.385-4.405 meski di akhir sesi ditutup di bawah target tersebut.
Reza menyampaikan, pasca pengumuman arah kebijakan The Fed, laju IHSG mampu mengalami kenaikan seperti skenario yang telah disiapkan. Tampak pelaku pasar merespon positif penundaan kenaikan Fed rate seperti yang kami harapkan mengingat belum cukup kuatnya perekonomian AS.
Di awal perdagangan pekan lalu, pelaku pasar kembali melanjutkan aksi belinya dan berimbas pada penguatan lanjutan IHSG. Akan tetapi, meski terjadi penguatan, namun terlihat pada perdagangan intraday adanya penurunan ritme perdagangan di sesi kedua.
"Kami menilainya pelemahan yang terjadi disebabkan pelaku pasar yang menyadari bahwa rupiah masih terus mengalami pelemahan, imbas pembukaan bursa saham Eropa yang melemah hingga pernyataan pesimistis dari para pejabat terkait perkembangan ekonomi Indonesia," jelas Reza.
Transaksi asing yang kembali jualan dan dibarengi dengan pelemahan nilai tukar rupiah turut memicu pelemahan IHSG. Transaksi asing kembali nett sell dari net sell Rp678,81 miliar menjadi net sell Rp464,03 miliar. Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan, yaitu:
PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp13.725-Rp14.400. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp14.175.
PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp2.680-Rp2.765. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp2.680.
PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp2.800-Rp2.985. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp2.910.
PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp342-Rp365. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp345.
PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp1.440-Rp1.585. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp1.755.
PT Ciputra Development Tbk (CTRA) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp805-Rp895. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp820.
PT Dwi Aneka Jaya Kemasindo Tbk (DAJK) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp395-Rp495. Rekomendasi lakukan (trading buy) selama bertahan di atas Rp460.
Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan, terkecuali jika pelaku pasar masih mempertahankan aksi belinya, sehingga dapat membuat laju IHSG dapat kembali berada di zona hijau di awal pekan.
"Kami masih berharap agar laju IHSG dapat bertahan di zona positifnya saat ini agar tidak berubah menjadi tren melemah," ujarnya di Jakarta, Senin (21/9/2015).
Dia memperkirakan IHSG akan berada pada rentang support 4.348-4.365 dan resisten 4.408-4.428. Laju IHSG akhir pekan lalu di atas area target support 4.300-4.315 dan mampu melampaui target resisten 4.385-4.405 meski di akhir sesi ditutup di bawah target tersebut.
Reza menyampaikan, pasca pengumuman arah kebijakan The Fed, laju IHSG mampu mengalami kenaikan seperti skenario yang telah disiapkan. Tampak pelaku pasar merespon positif penundaan kenaikan Fed rate seperti yang kami harapkan mengingat belum cukup kuatnya perekonomian AS.
Di awal perdagangan pekan lalu, pelaku pasar kembali melanjutkan aksi belinya dan berimbas pada penguatan lanjutan IHSG. Akan tetapi, meski terjadi penguatan, namun terlihat pada perdagangan intraday adanya penurunan ritme perdagangan di sesi kedua.
"Kami menilainya pelemahan yang terjadi disebabkan pelaku pasar yang menyadari bahwa rupiah masih terus mengalami pelemahan, imbas pembukaan bursa saham Eropa yang melemah hingga pernyataan pesimistis dari para pejabat terkait perkembangan ekonomi Indonesia," jelas Reza.
Transaksi asing yang kembali jualan dan dibarengi dengan pelemahan nilai tukar rupiah turut memicu pelemahan IHSG. Transaksi asing kembali nett sell dari net sell Rp678,81 miliar menjadi net sell Rp464,03 miliar. Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan, yaitu:
PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp13.725-Rp14.400. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp14.175.
PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp2.680-Rp2.765. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp2.680.
PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp2.800-Rp2.985. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp2.910.
PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp342-Rp365. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp345.
PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp1.440-Rp1.585. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp1.755.
PT Ciputra Development Tbk (CTRA) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp805-Rp895. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp820.
PT Dwi Aneka Jaya Kemasindo Tbk (DAJK) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp395-Rp495. Rekomendasi lakukan (trading buy) selama bertahan di atas Rp460.
(rna)
Lihat Juga :