10 Perusahaan dengan PHK Terbesar dalam Dua Dekade

Senin, 21 September 2015 - 12:40 WIB
10 Perusahaan dengan...
10 Perusahaan dengan PHK Terbesar dalam Dua Dekade
A A A
Hewlett-Packard (HP) pada pekan lalu mengumumkan bahwa mereka berencana untuk memberhentikan 28.000 hingga 33.000 atau sekitar 10% dari 300.000 pekerjanya.

CEO HP Meg Whitman mengatakan, perusahaan akan dibagi menjadi dua bagian, yakni divisi bisnis yang fokus pada data center dan perangkat lunak dan bagian lainnya akan menjual PC dan printer. Itu dimaksudkan untuk membuat pertumbuhan perusahaan lebih baik.

Sejak Whitman mengambil posisi pimpinan di perusahaan raksasas bidang IT dan elektronik pada 2011, dia telah memangkas 83.000 hingga 88.000 pekerja.

Meski begitu, pemutusan hubungan kerja (PHK) yang dilakukan HP bukan yang terbesar di masa lalu. Menurut perusahaan outplacement, Challenger, Gray & Christmas, berikut 10 perusahaan yang melakukan PHK terbesar dalam dua dekade terakhir, seperti dilansir dari Fortune:

1. IBM

Jumlah pekerja yang dipangkas: 60.000 orang
Waktu: Juli 1993

Pada awal 1990-an, bisnis inti IBM menjadi tertekan dengan munculnya komputer pribadi dan server client. Untuk menggeser fokus perusahaan ke penyediaan solusi terpadu bagi pelanggan, CEO IMB Louis Gerstner mencatat rugi USD8,9 miliar, salah satu beban keuangan terbesar dalam sejarah perusahaan dan memangkas 60.000 posisi.

2. Citigroup


Jumlah pekerja yang dipangkas: 50.000 orang
Waktu: November 2008

Karena krisis utang melanda Wall Street, Citigroup mengumumkan 50.000 pekerjaan di-PHK, lebih dari setengah yang direncanakan. Pada saat itu, CEO Citigroup Vikram Pandit, yang bekerja kurang dari satu tahun, mengatakan bahwa tidak mudah untuk mengambil keputusan itu dan dampaknya kepada karyawan.

"Kami melakukan ini karena harus dan bukan karena kami ingin," kata dia, waktu itu.

3. Sears Roebuck & Co


Jumlah pekerja yang dipangkas: 50.000 orang
Waktu: Januari 1993

Untuk bersaing dengan model biaya yang lebih rendah dari Wal-Mart dan Toys 'R' Us dan untuk membalikkan penurunan selama satu dekade pada bisnis retailnya, Sears mengumumkan menghilangkan "buku besar" katalognya pada tahun 1993, yang telah menjadi andalan di rumah pedesaan Amerika selama 97 tahun.

Penghentian katalog dan penutupan 113 toko merupakan bagian dari perombakan besar, dengan memangkas 50.000 pekerjanya.

4. General Motors


Jumlah pekerja yang dipangkas: 47.000 orang
Waktu: Februari 2009

General Motors secara substansial mengurangi jumlah karyawan pada awal 2009 karena telah memasuki Bab 11 kebangkrutan dan mencari bantuan federal. Perusahaan produsen mobil tersebut juga menutup lima pabrik dan mengumumkan rencana untuk menjual merek Hummer dan kembali ke skala lini mereka, Pontiac.

Pada saat itu, perusahaan mobil tersebut pulih dari resesi global dan persaingan dengan produsen Jepang.

5. AT&T


Jumlah pekerja yang dipangkas: 40.000 orang
Waktu: Januari 1996

Tidak seperti insiden PHK lain di daftar ini, keputusan AT&T untuk mengurangi 13% dari jumlah tenaga kerjanya karena hampir semua divisi perusahaan menguntungkan dan berkembang.

Pengurangan karyawan adalah bagian dari rencana perusahaan telekomunikasi raksasa itu untuk membagi diri menjadi tiga perusahaan terpisah yang akan fokus pada layanan komunikasi, peralatan telekomunikasi dan komputer.

6. Ford Motor Co

Jumlah pekerja yang dipangkas: 35.000 orang
Waktu: Januari 2002

Untuk bangkit dari kontraksi ekonomi yang dimulai pada tahun 2001, Ford berjuang untuk memangkas biaya dan meningkatkan keuntungan perusahaan. Rencana untuk mengurangi 35.000 pekerja datang bersamaan dengan penjualan Ford Escort, Mercury Cougar, Mercury Villager dan Lincoln Continental.

CEO Ford William Clay Ford Jr mengatakan, PHK memang menyakitkan tapi terpaksa dilakukan dan dia berjanji untuk tidak mengambil gaji atau bonus selain opsi saham di perusahaan untuk mengurangi biaya.

7. Kmart Corp

Jumlah pekerja yang dipangkas: 35.000 orang
Waktu: Januari 2003

Di tengah persaingan yang meningkat dan menurunnya penjualan, Kmart mengumumkan pengurangan tenaga kerja bersama dengan penutupan 326 toko.

Pada saat itu, toko reatil itu menjalani reorganisasi besar-besaran sebagai bagian dari Bab 11 kebangkrutan mereka. Sementara pada tahun sebelumnya, perusahaan telah memangkas 22.000 pekerja dan menutup 283 toko.

8. Circuit City Stores

Jumlah pekerja yang dipangkas: 34.000 orang
Waktu: Januari 2009

Circuit City memecat semua karyawan dari pekerjaan ketika memutuskan untuk menghentikan operasi. Perusahaan elektronik terbesar kedua di negara itu telah mengalami penjualan terendah dalam sejarah pada tahun 2008 dan krisis utang membatasi kemampuannya untuk meminjam.

Perusahaan ini dalam kebangkrutan ketika mengumumkan penutupan 567 toko dan melakukan PHK semua karyawanya sebanyak 34.000 orang.

9. Boeing


Jumlah pekerja yang dipangkas: 31.000 orang
Waktu: September 2001

Pengurangan tenaga kerja di perusahaan produsen pesawat komersial dilakukan pada September 2001. Perlambatan ekonomi dan serangan teroris pada 9 Septmber 2001 membanting bisnis perjalanan udara dan mendorong PHK karyawan.

Mantan CEO Ford dan saat ini anggota dewan Google Alan Mulally yang mengawasi divisi komersial Boeing pada saat itu, hanya mengatakan bahwa PHK hal yang menyedihkan bagi kita semua.

10. Bank of America


Jumlah pekerja yang dipangkas: 30.000 orang
Waktu: September 2011

Bank of America melakukan PHK sebagai langkah efisiensi untuk menjadi bank terbesar di Amerika Serikat (AS), dengan menghilangkan pekerja yang tidak diperlukan perusahaan.

Direktur Eksekutif Bank of America Brian T Moynihan menutup beberapa pusat data perusahaan, menghilangkan sistem setoran tumpang tindih dan mengurangi lapisan back staf kantor. Dengan pengurangan karyawan, dia mengklim bisa menghemat sekitar USD5 miliar dari biaya yang selama ini dikeluar perusahaan mencapai USD73 miliar.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pentingnya Budaya Perusahaan...
Pentingnya Budaya Perusahaan Berkelanjutan di Era Kompetisi Global
Implementasi Pajak Minimum...
Implementasi Pajak Minimum Global di Indonesia: Mekanisme dan Strateginya
10 Perusahaan Tambang...
10 Perusahaan Tambang Raksasa Penggerak Industri Global dengan Pendapatan Rp9.800 Triliun
5 Perusahaan Multinasional...
5 Perusahaan Multinasional Bergengsi Rekomendasi untuk Fresh Graduate
Dalam Sekejap, 1.000...
Dalam Sekejap, 1.000 Lebih Perusahaan di Jepang Bangkrut
Pertamina Torehkan Nama...
Pertamina Torehkan Nama di Daftar Fortune Global 500 Tahun 2021
Berita Terkini
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
12 menit yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
48 menit yang lalu
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo dan BP di Awal Juni 2026
1 jam yang lalu
Libur Sekolah 2026,...
Libur Sekolah 2026, Tarif Angkutan Penyeberangan Diskon Sekitar 21,9%
2 jam yang lalu
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
3 jam yang lalu
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
13 jam yang lalu
Infografis
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved