IHSG Dibuka Menguat Didukung Sentimen Positif
Selasa, 22 September 2015 - 09:18 WIB
IHSG Dibuka Menguat Didukung Sentimen Positif
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini dibuka balik arah menguat (rebound) didukung sentimen positif dari Wall Street dan bursa Asia. IHSG naik 4,41 poin atau 0,10% ke level 4.380,62.
IHSG kemarin ditutup di zona merah di tengah minimnya transaksi beli. IHSG turun tipis 4,11 poin atau 0,09% ke level 4.376,21.
Pelemahan itu di tengah variatifnya bursa Asia. Sementara pagi ini, bursa Asia dibuka menguat karena pasar saham Amerika Serikat (AS) bangkit kembali dan Bank Sentral Eropa (EBC) menyatakan kesiapannya melakukan kebijakan pelonggaran moneter lebih lanjut.
Dikutip dari Reuters, indeks MSCI Asia Pasifik kecuali Jepang naik tipis 0,1%, dengan Australia naik 1,1% dan Korea Selatan menguat 0,1%. Sedangkan pasar Jepang ditutup hingga Rabu.
Saham AS naik semalam karena Presiden Fed St Louis James Bullard dan Presiden Fed Atlanta Dennis Lockhart secara terpisah memperkirakan kenaikan suku bunga AS tahun ini, sehingga meningkatkan saham keuangan.
Investor akan mencari kejelasan lebih lanjut tentang keputusan Fed dari sejumlah pejabat bank sentral, termasuk Lockhart dan Ketua Janet Yellen, yang dijadwalkan untuk bertemu pekan ini.
Adapun, indeks Shanghai menguat 12,79 poin atau 0,41% ke 3.169,33; indeks Hang Seng terkerek 92,58 poin atau 0,43% ke 21.840,67; indeks Strait Times naik 9,20 poin atau 0,31% ke 2.891,76.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp12 miliar dengan 3 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp2,50 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp9,63 miliar dan aksi beli Rp7,13 miliar. Tercatat 34 saham menguat, 5 saham melemah dan 6 saham stagnan.
Sektor saham hari ini mayoritas dibuka balik arah positif. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah perkebunan yang naik 0,68%, diikuti tambang naik 0,65%. Sedangkan yang melemah terdalam sektor keuangan yang turun 0,04%.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp475 menjadi Rp43.500, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik Rp200 menjadi Rp9.800 dan PT Bukit Asam Tbk (PTBA) naik Rp100 menjadi Rp5.725.
Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) turun Rp275 menjadi Rp14.225, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun Rp250 menjadi Rp38.750 dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) melemah Rp125 menjadi Rp12.050.
Baca:
Wall Street Rebound Didukung Sektor Keuangan
IHSG Miliki Peluang Menguat
Laju IHSG Diprediksi Masih Galau, Cermati Saham Ini
IHSG kemarin ditutup di zona merah di tengah minimnya transaksi beli. IHSG turun tipis 4,11 poin atau 0,09% ke level 4.376,21.
Pelemahan itu di tengah variatifnya bursa Asia. Sementara pagi ini, bursa Asia dibuka menguat karena pasar saham Amerika Serikat (AS) bangkit kembali dan Bank Sentral Eropa (EBC) menyatakan kesiapannya melakukan kebijakan pelonggaran moneter lebih lanjut.
Dikutip dari Reuters, indeks MSCI Asia Pasifik kecuali Jepang naik tipis 0,1%, dengan Australia naik 1,1% dan Korea Selatan menguat 0,1%. Sedangkan pasar Jepang ditutup hingga Rabu.
Saham AS naik semalam karena Presiden Fed St Louis James Bullard dan Presiden Fed Atlanta Dennis Lockhart secara terpisah memperkirakan kenaikan suku bunga AS tahun ini, sehingga meningkatkan saham keuangan.
Investor akan mencari kejelasan lebih lanjut tentang keputusan Fed dari sejumlah pejabat bank sentral, termasuk Lockhart dan Ketua Janet Yellen, yang dijadwalkan untuk bertemu pekan ini.
Adapun, indeks Shanghai menguat 12,79 poin atau 0,41% ke 3.169,33; indeks Hang Seng terkerek 92,58 poin atau 0,43% ke 21.840,67; indeks Strait Times naik 9,20 poin atau 0,31% ke 2.891,76.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp12 miliar dengan 3 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp2,50 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp9,63 miliar dan aksi beli Rp7,13 miliar. Tercatat 34 saham menguat, 5 saham melemah dan 6 saham stagnan.
Sektor saham hari ini mayoritas dibuka balik arah positif. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah perkebunan yang naik 0,68%, diikuti tambang naik 0,65%. Sedangkan yang melemah terdalam sektor keuangan yang turun 0,04%.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp475 menjadi Rp43.500, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik Rp200 menjadi Rp9.800 dan PT Bukit Asam Tbk (PTBA) naik Rp100 menjadi Rp5.725.
Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) turun Rp275 menjadi Rp14.225, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun Rp250 menjadi Rp38.750 dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) melemah Rp125 menjadi Rp12.050.
Baca:
Wall Street Rebound Didukung Sektor Keuangan
IHSG Miliki Peluang Menguat
Laju IHSG Diprediksi Masih Galau, Cermati Saham Ini
(rna)
Lihat Juga :