Groupon Akan PHK 1.100 Pekerja

Rabu, 23 September 2015 - 11:49 WIB
Groupon Akan PHK 1.100...
Groupon Akan PHK 1.100 Pekerja
A A A
Direktur Operasional Groupon Inc Rich Williams mengumumkan bahwa situs e-commerce yang memberikan layanan diskon tersebut akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) 1.100 pekerja dan menutup operasionalnya di tujuh negara.

Perusahaan akan memangkas 1.100 tenaga kerja, sebagian besar berada di Departemen Penjualan dan Layanan Pelanggan.

"Evolusi sulit, tetapi itu adalah bagian penting dari perjalanan kami. Ini juga bagian dari DNA kami sebagai perusahaan dan merupakan salah satu hal yang akan membantu kami mewujudkan visi untuk menciptakan kebiasaan sehari-hari dalam perdagangan lokal," kata Williams, seperti dikutip dari Business Insider, Rabu (23/9/2015).

Selain itu, Groupon Inc akan menutup operasionalnya di pasar internasional, seperti Maroko, Panama, Filipina, Puerto Rico, Taiwan, Thailand dan Uruguay. Bulan lalu, Groupon telah menutup operasionalnya di Yunani dan Turki.

"Kami percaya agar jejak geografis kami menjadi keuntungan yang lebih besar, kami perlu memfokuskan energi dan uang kami di lebih sedikit negara," ujarnya.

Menurut dokumen yang diajukan ke Komisi Sekuritas dan Bursa Efek Amerika Serikat (Securities and Exchange Commission/SEC), Groupon akan terkena biaya sebelum pajak untuk pesangon pekerja sebesar USD35 juta. Sekitar USD22 juta hingga USD24 juta diharapkan diberikan pada kuartal III/2015.

Restrukturisasi tersebut akan selesai satu tahun dari sekarang atau pada bulan September 2016, sesuai dengan pengajuan perusahaan.

Groupon diluncurkan pada 2008, dengan menawarkan diskon kepada pelanggan di restoran, spa dan toko retail. Untuk sementara, Groupon adalah perusahaan dunia yang tumbuh paling cepat.

(Baca: 10 Perusahaan dengan PHK Terbesar dalam Dua Dekade)
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
HP Rilis 5 Laptop Sekaligus,...
HP Rilis 5 Laptop Sekaligus, Bukan untuk Tim Mendang Mending
Dunia Kerja Masa Depan...
Dunia Kerja Masa Depan Kian Menantang, HP Indonesia Gelar Edukasi STEM untuk Pelajar
Microsoft Jadi Pembeli...
Microsoft Jadi Pembeli Potensial Discord Inc
Milad 9 Tahun Berkarya,...
Milad 9 Tahun Berkarya, KHALIFA Canangkan #BangkitBersamaCorona
Marcel Chandrawinata...
Marcel Chandrawinata dan Artist Inc Buktikan Kreativitas Tanpa Batas
Bidik Urban Traveler,...
Bidik Urban Traveler, Artotel Buka Rooms Inc. Sudirman – Jakarta
Berita Terkini
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
34 menit yang lalu
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
1 jam yang lalu
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
1 jam yang lalu
Masa Transisi ke B50...
Masa Transisi ke B50 Berlangsung hingga September, Penyaluran Dilakukan Bertahap
3 jam yang lalu
Selat Hormuz Dikunci...
Selat Hormuz Dikunci Rapat Iran, Jalur Minyak Terpenting Dunia Kembali Mandek
4 jam yang lalu
Bendungan Sidan dan...
Bendungan Sidan dan Keureuto Diresmikan, Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Air dan Pangan
14 jam yang lalu
Infografis
Negara-negara Ini Melakukan...
Negara-negara Ini Melakukan PHK Massal PNS, Indonesia Menyusul?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved