Ikuti Pameran di Jepang, LLP-KUKM Tembus Pasar Global
Jum'at, 25 September 2015 - 13:47 WIB
Ikuti Pameran di Jepang, LLP-KUKM Tembus Pasar Global
A
A
A
JAKARTA - Pelaku koperasi usaha kecil menengah binaan Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi Usaha Kecil Menengah (LLP-KUKM) Kemenkop dan UKM berhasil berbicara di event terbesar Asia.
Event The 80th Tokyo International Gift Show 2015 menjadi pembuktian produk-produk kreatif Galeri UKM SMESCO menembus pasar global. Banyak produk diminati mancanegara.
LLP-KUKM beberapa kali memboyong UKM binaan untuk memasarkan dan mempromosikan produk di event internasional. The 80th Tokyo International Gift Show 2015 merupakan pameran ke-80 yang diselenggarakan Business Guide-SHA,INC. Pameran yang berlangsung awal September itu diikuti 2.416 peserta pameran dari 19 negara dan dikunjungi sekitar 200 ribu visitors.
Event tersebut juga merupakan pameran gift show yang paling ditunggu pasar Jepang dan dunia. Dalam event di Tokyo Big Sight yang merupakan tempat pameran terbesar di Jepang dan berlokasi di pusat bisnis Tokyo itu, LLP-KUKM memboyong lima KUKM mitra sebagai peserta pameran dan membawa 2.730 produk dari 8 KUKM binaan LLP-KUKM.
"KUKM mitra yang ikut adalah Pernak-Pernikku Keramik, Glams Bag, Fifi Collection, Poes Craft, dan Rumah Betawi. Kami juga membawa wakil produk dari tiga KUKM mitra, yaitu Sulam Rahmi, Lombok NTB Pearl, dan O’Bali," kata Direktur Pemasaran dan Marketing LLP KUKM Bagus Rachman yang memimpin kegiatan di Jepang dalam rilisnya, Jumat (25/9/2015).
Menurutnya, selain kegiatan pameran, LLP-KUKM melakukan pertemuan dengan atase perdagangan Tokyo untuk membahas perdagangan luar negeri. LLP-KUKM pun melakukan business matching dengan beberapa buyers potensial yang melakukan kontak sebelum pameran berlangsung.
Bagi LLP-KUKM, lanjut Bagus, kegiatan tersebut bertujuan membuka akses pasar international dalam upaya mempromosikan dan memasarkan produk industri unggulan Indonesia ke pasar dunia. Itu sangat berpotensi, sebab para pengunjung pameran adalah para buyer dari negara di Asia hingga Eropa. Hampir seluruh tamu yang datang adalah para wholesaler, distributor, dan importir/eksportir.
Tujuan dari para visitors adalah menganalisis pasar dan melakukan order untuk pembelian dalam skala besar. Pameran diikuti 2.416 peserta dari 19 negara. Yaitu Australia, Austria, Kamboja, Iran, Indonesia, India, Turki, Hongkong, Jepang, Lithuania, Tiongkok, Italia, Monaco, Taiwan, Thailand, Vietnam, South Korea, U.K. dan Jerman.
"Banyak produk yang diboyong ke Jepang dan disukai para pengunjung. Nah, yang paling diminati adalah produk tas kulit ular, domba, dan biawak milik Fifi Collection," tambah Kepala Bagian Pengembangan Bisnis LLP-KUKM Astika Kasiro.
Selain itu, ada buyer yang meminta batik-batik dari Indonesia. "Mereka ingin dikirimi motif-motif dan penawaran harga. Artinya, produk UKM binaan LLP-KUKM sangat berkualitas dan sanggup bersaing dengan produk-produk luar negeri," tandasnya
Event The 80th Tokyo International Gift Show 2015 menjadi pembuktian produk-produk kreatif Galeri UKM SMESCO menembus pasar global. Banyak produk diminati mancanegara.
LLP-KUKM beberapa kali memboyong UKM binaan untuk memasarkan dan mempromosikan produk di event internasional. The 80th Tokyo International Gift Show 2015 merupakan pameran ke-80 yang diselenggarakan Business Guide-SHA,INC. Pameran yang berlangsung awal September itu diikuti 2.416 peserta pameran dari 19 negara dan dikunjungi sekitar 200 ribu visitors.
Event tersebut juga merupakan pameran gift show yang paling ditunggu pasar Jepang dan dunia. Dalam event di Tokyo Big Sight yang merupakan tempat pameran terbesar di Jepang dan berlokasi di pusat bisnis Tokyo itu, LLP-KUKM memboyong lima KUKM mitra sebagai peserta pameran dan membawa 2.730 produk dari 8 KUKM binaan LLP-KUKM.
"KUKM mitra yang ikut adalah Pernak-Pernikku Keramik, Glams Bag, Fifi Collection, Poes Craft, dan Rumah Betawi. Kami juga membawa wakil produk dari tiga KUKM mitra, yaitu Sulam Rahmi, Lombok NTB Pearl, dan O’Bali," kata Direktur Pemasaran dan Marketing LLP KUKM Bagus Rachman yang memimpin kegiatan di Jepang dalam rilisnya, Jumat (25/9/2015).
Menurutnya, selain kegiatan pameran, LLP-KUKM melakukan pertemuan dengan atase perdagangan Tokyo untuk membahas perdagangan luar negeri. LLP-KUKM pun melakukan business matching dengan beberapa buyers potensial yang melakukan kontak sebelum pameran berlangsung.
Bagi LLP-KUKM, lanjut Bagus, kegiatan tersebut bertujuan membuka akses pasar international dalam upaya mempromosikan dan memasarkan produk industri unggulan Indonesia ke pasar dunia. Itu sangat berpotensi, sebab para pengunjung pameran adalah para buyer dari negara di Asia hingga Eropa. Hampir seluruh tamu yang datang adalah para wholesaler, distributor, dan importir/eksportir.
Tujuan dari para visitors adalah menganalisis pasar dan melakukan order untuk pembelian dalam skala besar. Pameran diikuti 2.416 peserta dari 19 negara. Yaitu Australia, Austria, Kamboja, Iran, Indonesia, India, Turki, Hongkong, Jepang, Lithuania, Tiongkok, Italia, Monaco, Taiwan, Thailand, Vietnam, South Korea, U.K. dan Jerman.
"Banyak produk yang diboyong ke Jepang dan disukai para pengunjung. Nah, yang paling diminati adalah produk tas kulit ular, domba, dan biawak milik Fifi Collection," tambah Kepala Bagian Pengembangan Bisnis LLP-KUKM Astika Kasiro.
Selain itu, ada buyer yang meminta batik-batik dari Indonesia. "Mereka ingin dikirimi motif-motif dan penawaran harga. Artinya, produk UKM binaan LLP-KUKM sangat berkualitas dan sanggup bersaing dengan produk-produk luar negeri," tandasnya
(izz)
Lihat Juga :