Perusahaan Rokok di Jatim PHK Puluhan Ribu Pekerja
Kamis, 01 Oktober 2015 - 16:51 WIB
Perusahaan Rokok di Jatim PHK Puluhan Ribu Pekerja
A
A
A
JAKARTA - Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) membongkar data pemutusan hubungan kerja (PHK) perusahaan yang bergerak pada bidang industri rokok, tembakau, makanan, dan minuman (RTMM) di Jawa Timur (Jatim) yang mencapai puluhan ribu pekerja.
Berdasarkan catatan KSPSI, terdapat tujuh perusahaan RTMM yang melakukan pemecatan, terbesar adalah PT Sampoerna. (Baca: Jumlah PHK di 14 Provinsi Tembus 62.000 Pekerja)
"Di Jawa Timur ada PHK sektor RTMM 23.000 pekerja. Sampoerna 12.125 pekerja, Gudang Garam 6.189 pekerja," ujar Ketua Umum KSPSI Yorrys Raweyai di Jakarta, Kamis (1/10/2015).
Perusahaan sektor RTMM lainnya, yaitu PT Bentoel sebanyak 1.000 pekerja, PT Atraco sekitar 300 pekerja, PT Penamas Penamas Nusa Prima sebanyak 200 pekerja, PT BUMG mencapai 2.000 pekerja, PT Cakra Guna Cipta sekitar 500 pekerja dan Trisakti Purwosari Group melakukan 700 PHK pekerja.
Sementara sektor logam, elektronik dan mesin sebanyak 1.245 pekerja, dengan rincian PT Panasonic mencapai 1.200 karyawan dan PT Berlina sekitar 45 pekerja.
Dia menjelaskan, persoalan yang harus dicermati soal PHK ini, pengusaha melakukan antisipasi dalam tiga bulan ke depan.
Jika tidak ada terobosan regulasi, lanjutnya, arus PHK akan semakin banyak, sehingga dikhawatirkan bisa menyamai krisis 1998 silam. (Baca: Tambang Batu Bara Ditutup, Glencore Lanjutkan PHK)
"Gimana nanti kebijakan pemerintah, menaker (menteri tenaga kerja ) dan kementerian terkait, sehingga kami buruh, pekerja jangan jadi korban proses politik ekonomi saat ini," pungkasnya.
Baca:
OJK Akui Emiten dengan Holding Asing Miliki Program PHK
10 Perusahaan dengan PHK Terbesar dalam Dua Dekade
Berdasarkan catatan KSPSI, terdapat tujuh perusahaan RTMM yang melakukan pemecatan, terbesar adalah PT Sampoerna. (Baca: Jumlah PHK di 14 Provinsi Tembus 62.000 Pekerja)
"Di Jawa Timur ada PHK sektor RTMM 23.000 pekerja. Sampoerna 12.125 pekerja, Gudang Garam 6.189 pekerja," ujar Ketua Umum KSPSI Yorrys Raweyai di Jakarta, Kamis (1/10/2015).
Perusahaan sektor RTMM lainnya, yaitu PT Bentoel sebanyak 1.000 pekerja, PT Atraco sekitar 300 pekerja, PT Penamas Penamas Nusa Prima sebanyak 200 pekerja, PT BUMG mencapai 2.000 pekerja, PT Cakra Guna Cipta sekitar 500 pekerja dan Trisakti Purwosari Group melakukan 700 PHK pekerja.
Sementara sektor logam, elektronik dan mesin sebanyak 1.245 pekerja, dengan rincian PT Panasonic mencapai 1.200 karyawan dan PT Berlina sekitar 45 pekerja.
Dia menjelaskan, persoalan yang harus dicermati soal PHK ini, pengusaha melakukan antisipasi dalam tiga bulan ke depan.
Jika tidak ada terobosan regulasi, lanjutnya, arus PHK akan semakin banyak, sehingga dikhawatirkan bisa menyamai krisis 1998 silam. (Baca: Tambang Batu Bara Ditutup, Glencore Lanjutkan PHK)
"Gimana nanti kebijakan pemerintah, menaker (menteri tenaga kerja ) dan kementerian terkait, sehingga kami buruh, pekerja jangan jadi korban proses politik ekonomi saat ini," pungkasnya.
Baca:
OJK Akui Emiten dengan Holding Asing Miliki Program PHK
10 Perusahaan dengan PHK Terbesar dalam Dua Dekade
(rna)
Lihat Juga :