Mata Uang Safe Haven Kalah, Rupiah Ikutan Payah

Kamis, 01 Oktober 2015 - 17:11 WIB
Mata Uang Safe Haven...
Mata Uang Safe Haven Kalah, Rupiah Ikutan Payah
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini berakhir payah, sejalan dengan mata uang safe haven yang kalah terhadap tekanan mata uang Negara Paman Sam tersebut.

Posisi rupiah berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas berada pada level Rp14.815/USD. Posisi itu melemah 187 poin dibanding posisi penutupan sebelumnya di level Rp14.628/USD.

Data Yahoo Finance, rupiah berada pada level Rp14.732/USD, dengan kisaran harian Rp14.590-Rp14.774/USD. Posisi itu memburuk 141 poin dibanding posisi penutupan sebelumnya di level Rp14.591/USD.

Nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg pada level Rp14.691. Posisi tersebut terdepresiasi 38 poin dibanding penutupan perdagangan sebelumnya di Rp14.653/USD.

Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp14.654/USD, mendatar dengan posisi sebelumnya di level Rp14.657/USD.

Sementara mata uang save haven, yen dan euro berada dalam tekanan pada Kamis karena pasar saham global menguat setelah mengalami kinerja kuartalan terburuk dalam empat tahun.

Euro juga terkena ekspektasi Bank Sentral Eropa yang akan memperluas pelonggaran kuantitatif setelah laporan inflasi yang lemah di zona Eropa. Sentimen korporasi Tankan menunjukkan sinyal variatif, sehingga membebani yen. Euro turun 0,3% terhadap USD ke 1,1145, sementara USD terhadap yen di 120,15, naik sekitar 0,3% dari akhir perdagangan AS.

Sementara data resmi indeks manajer pembelian (PMI) China naik ke 49,8 pada September dari bulan sebelumnya sebesar 49,7. Meski naik, namu masih menunjukkan kontraksi untuk bulan kedua.

"Data China itu hanya sedikit lebih baik dan ini memberikan beberapa keyakinan kepada investor. Karena itu, euro terhadap USD masih terjebak dalam rentang tipis," kata ahli strategi mata uang di Bank of New York Mellon Neil Mellor, seperti dilansir dari Reuters, Kamis (1/10/2015).

Baca:

Rupiah Tak Semangat Siang Ini Pascarilis Data BPS

USD Menguat, Rupiah Dibuka Terjerumus ke Zona Merah
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
4 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
4 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
4 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
5 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
5 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
5 jam yang lalu
Infografis
Para Miliarder Teknologi...
Para Miliarder Teknologi Hamburkan Triliunan Rupiah untuk Riset Kehidupan Abadi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved