Bursa Asia Variatif, IHSG Dibuka Negatif

Jum'at, 02 Oktober 2015 - 09:20 WIB
Bursa Asia Variatif,...
Bursa Asia Variatif, IHSG Dibuka Negatif
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari terakhir pekan ini dibuka terpleset ke zona merah di akhir pekan, di tengah variatifnya bursa utama Asia dan Wall Street semalam. IHSG negatif 10,91 poin atau 0,26% ke level 4.243,97.

IHSG kemarin ditutup memperpanjang kenaikan (reli). IHSG menguat 30,97 poin atau 0,73% ke level 4.254,88. Reli tersebut seiring dengan menguatnya bursa utama Asia. Sementara pagi ini, bursa utama Asia dibuka mayoritas melemah.

Bursa saham Asia bergerak variatif pada Jumat pagi setelah dua hari berturut-turut menguat, di tengah variatifnya Wall Street semalam karena investor menunggu data tenaga kerja AS pada September.

"Meluapnya semangat dari Asia (di sesi sebelumnya) terbukti berumur pendek," tulis analis pasar IG Angus Nicholson dalam sebuah catatan, seperti dilansir dari CNBC, Jumat (2/10/2015).

Hal itu di tengah indeks pembelian manajer (PMI) Eropa menurun pada September. Sementara investor dan dolar AS (USD) bereaksi buruk terhadap ISM PMI yang mencapai level terendah sejak 2013, ditambah berita bahwa klaim pengangguran berada di posisi terendah satu dekade.

"Hal ini membuat pasar Asia dalam dibuka sedikit negatif karena beberapa keuntungan akan dikupas kembali dan pasar memposisikan diri jelang data tenaga kerja yang keluar malam ini," tambah analis yang berbasis di Melbourne tersebut.

Adapun, indeks Nikkei 225 melemah 88,34 poin atau 0,50% ke 17.626,38; indeks Strait Times terkoreksi 24,89 poin atau 0,92% ke 2.775,51, sedangkan indeks Hang Seng menguat 378,81 poin atau 1,82% ke 21.225,11.

Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp177 miliar dengan 127 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp19,33 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp60,74 miliar dan aksi beli Rp80,07 miliar. Tercatat 39 saham menguat, 53 saham melemah dan 54 saham stagnan.

Sektor saham hari ini semuanya dibuka negatif. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah aneka industri yang turun 1,47%, diikuti perkebunan berkurang 0,73%. (Baca: S&P dan Nasdaq Naik Sedikit Jelang Rilis Data Tenaga Kerja)

Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya di antaranya PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik Rp100 menjadi Rp9.900, PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) naik Rp50 menjadi Rp5.825 dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) naik Rp50 menjadi Rp12.050.

Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp300 menjadi Rp43.000, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) turun Rp200 menjadi Rp12.375 dan PT Astra Interantional Tbk (ASII) melemah Rp125 menjadi Rp5.150.

Baca:

IHSG Diprediksi pada Kisaran 4.175-4.265

IHSG Berpotensi Pertahankan Kenaikan
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Siap Keluar dari Konsolidasi...
Siap Keluar dari Konsolidasi Wajar, IHSG Diprediksi Menguat
Imam Mahdi Sudah Datang...
Imam Mahdi Sudah Datang pada Oktober 2015?
Pasar Modal Kembali...
Pasar Modal Kembali ke 5.000 dari Titik Terendah, Airlangga: Kita Punya Daya Tahan
Ada Libur Panjang, Gerak...
Ada Libur Panjang, Gerak IHSG Pekan Ini Bakal Terbatas
IHSG Diprediksi Bakal...
IHSG Diprediksi Bakal Menguat, Simak Nih 6 Saham Ini
IHSG Diprediksi Reli,...
IHSG Diprediksi Reli, Mainkan 6 Saham Berikut Ini
Berita Terkini
Akar Pelemahan Rupiah...
Akar Pelemahan Rupiah Dibeberkan Chatib Basri, Kredibilitas Fiskal Jadi Kunci
6 menit yang lalu
Purbaya: Kebijakan Fiskal...
Purbaya: Kebijakan Fiskal 2027 Diarahkan Dorong Ekonomi Makin Tinggi, Rakyat Sejahtera Lebih Cepat
1 jam yang lalu
Anggaran Sekolah Rakyat...
Anggaran Sekolah Rakyat di Jember Tembus Rp221 Miliar, Punya Lapangan Bola Standar FIFA
2 jam yang lalu
Darurat Rupiah, BI Kembali...
Darurat Rupiah, BI Kembali Kerek Suku Bunga Acuan Jadi 5,50% dan Rilis 4 Operasi Moneter
2 jam yang lalu
Kenaikan Kurs Dolar...
Kenaikan Kurs Dolar dan Harga Energi Hantam Industri Galangan Kapal Nasional
3 jam yang lalu
Begini Hasil Pertemuan...
Begini Hasil Pertemuan Dasco dan Bos Himbara, Dirut BNI: Fundamental Bagus, Tak Perlu Cemas
3 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik di Indonesia Versi THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved