Deflasi Tak Jadi Alasan Menurunkan Suku Bunga Acuan

Sabtu, 03 Oktober 2015 - 18:32 WIB
Deflasi Tak Jadi Alasan...
Deflasi Tak Jadi Alasan Menurunkan Suku Bunga Acuan
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menyatakan belum akan menurunkan tingkat suku bunga acuan (BI Rate) meski laju inflasi sepanjang tahun ini relatif rendah.

Gubernur BI Agus DW Martowardojo mengatakan, kondisi ekonomi global yang masih relatif tidak stabil membuat bank sentral tetap berhati-hati dalam memutuskan kebijakan terutama yang menggunakan instrumen suku bunga.

"Untuk melihat tingkat bunga itu memang tidak hanya dari inflasi. Paling utama yang mesti kita pertimbangkan adalah kondisi saat ini penuh ketidakpastian. Ketidakpastian itu berasal dari dua hal yakni kenaikan suku bunga AS dan pelemahan ekonomi Tiongkok," jelasnya, kemarin.

Dia melanjutkan, kondisi eksternal terutama terkait rencana kenaikan suku bunga AS oleh The Fed dan melambatnya ekonomi China, berpengaruh terhadap negara berkembang termasuk Indonesia.

"Mohon pengertian karena kondisi ekstern sangat tidak stabil. Kalau kita melakukan yang tidak hati-hati maka akan berdampak. Sederhananya, inflasi juga satu faktor, tapi kita juga mesti memperhitungkan ekspektasi depresiasi. Ekspektasi depresiasi cukup tinggi dan ada hubungannya dengan persepsi. Jadi, ekspektasi depresiasi cukup berisiko kalau kita melakukan penyesuaian tingkat bunga," tandas Agus.

Baca: BPS Catat September Alami Deflasi 0,05%
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Terima Data Inflasi...
Terima Data Inflasi 2,84% dan Pertumbuhan Ekonomi 5,11%, Jokowi: Segar kalau Seperti Ini
Inflasi Bulan Maret...
Inflasi Bulan Maret 2025 Mencapai 1,65 Persen
Badan Pusat Statistik...
Badan Pusat Statistik : Inflasi 2021 Capai 1,87 Persen
Inflasi Mei Diperkirakan...
Inflasi Mei Diperkirakan Mencapai 0,31 Persen
Prediksi Inflasi September...
Prediksi Inflasi September 2022 Efek Kenaikan Harga BBM
Angka Inflasi Jawa Barat...
Angka Inflasi Jawa Barat Tertinggi
Berita Terkini
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
10 menit yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
22 menit yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
1 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
1 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
1 jam yang lalu
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
2 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved