Penetrasi Pasar Modal, OJK Gunakan Pendekatan Adat

Selasa, 06 Oktober 2015 - 11:23 WIB
Penetrasi Pasar Modal,...
Penetrasi Pasar Modal, OJK Gunakan Pendekatan Adat
A A A
PADANG - Kepala Subbagian Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumatera Barat Muhammad Taufik mengatakan, akan melakukan pendekatan secara adat dalam penetrasi pasar modal.

Dia menjelaskan, di Padang, Sumatera Barat, menggunakan paham adat matrilineal, merupakan adat masyarakat yang mengatur alur keturunan berasal dari pihak ibu, sehingga pemegang keuangan keluarga adalah wanita. Sementara pihak laki-laki berperan seperti seorang manajer.

Taufik menuturkan, langkah tersebut dilakukan karena mayoritas penduduk di Padang didominasi pemeluk agama muslim.

"Masyarakat Sumatera Barat masih menjunjung tinggi adat istiadat dalam kesehariannya. Dari kantor OJK tidak serta merta mengedukasi karena kultur yang masih sangat kental," ujarnya di Padang, Selasa (6/10/2015).

Program sosialisasi akan mendorong literasi keuangan khusunya investasi di pasar modal, Taufik menyampaikan, akan dilakukan dengan pendekatan tiga pilar, di antaranya cerdik pandai, ninik mamak dan alim ulama.

Lebih lanjut OJK meminta kepada tokoh ulama untuk mengumpulkan masyarakat dalam sebuah perkumpulan. Kemudian, diadakan sebuah sosialisasi program investasi di pasar saham.

"Jadi, kita hati-hati untuk promosi dan hati-hati untuk memasarkan pasar modal," pungkasnya. (Baca: Investor Pasar Modal Syariah Naik 1.400 Orang dalam Enam Bulan)
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
OECD/INFE - OJK Conference...
OECD/INFE - OJK Conference di Bali
OJK Gelar Edukasi Keuangan...
OJK Gelar Edukasi Keuangan untuk Pelajar
OJK Beri Dua Stimulus...
OJK Beri Dua Stimulus Lanjutan Bagi Sektor Industri Keuangan Non Bank
Bikin Cemas Banyak Orang,...
Bikin Cemas Banyak Orang, Ini Detail Aturan Main POJK Stimulus Covid-19
OJK Pastikan Sektor...
OJK Pastikan Sektor Jasa Keuangan Pada Level Terkendali
OJK Menyadari Pentingnya...
OJK Menyadari Pentingnya GRC Terintegrasi di Sektor Jasa Keuangan
Berita Terkini
KAI Logistik Kelola...
KAI Logistik Kelola 8,7 Juta Ton Angkutan Barang di Semester I 2026
21 menit yang lalu
Transaksi BI-FAST Capai...
Transaksi BI-FAST Capai 1,53 Miliar di Triwulan II 2026, Nilainya Tembus Rp3.777 Triliun
32 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Integrasikan Penanganan Stunting dan Pemberdayaan UMKM
56 menit yang lalu
Heboh Surat Dinas ke...
Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat
1 jam yang lalu
Pupuk Kaltim Dukung...
Pupuk Kaltim Dukung Pengembangan SDM melalui Olahraga
1 jam yang lalu
Pimpin BGN, Sudaryono...
Pimpin BGN, Sudaryono Lepas Jabatan Wakil Menteri Pertanian
1 jam yang lalu
Infografis
Membedah Chromebook...
Membedah Chromebook Pilihan Nadiem dan Perbandingannya dengan Pasar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved