Ekonomi Lesu, Indonesia Butuh Inovasi di Berbagai Bidang

Selasa, 06 Oktober 2015 - 18:25 WIB
Ekonomi Lesu, Indonesia...
Ekonomi Lesu, Indonesia Butuh Inovasi di Berbagai Bidang
A A A
JAKARTA - Di tengah situasi ekonomi yang tengah lesu, pemerintah dituntut melakukan inovasi dengan menggandeng seluruh masyarakat di Tanah Air guna mendokrak sendi-sendi perekonomian bangsa.

Pendiri Bina Swadaya dan Pelaku Wirausaha Sosial, Bambang Ismawan mengemukakan, keterkaitan antara sumber daya dan pelaku pembangunan, seperti dana, peralatan, fasilitas, sumber daya manusia, peneliti dan perwakilan industri mencerminkan komponen sistem inovasi nasional yang terintegrasi.

"Selama ini kecenderungan setiap inovasi atau upaya dari masyarakat untuk menyelesaikan masalah kerap dicurigai pemerintah. Ada kecemburuan jika pemerintah tidak mampu melakukannya. Semestinya pemerintah merangkul mereka untuk berinovasi dalam mengatasi persoalan bangsa," ujarnya, saat menjadi panelis dalam diskusi panel Membangun Ekosistem Inovasi Indonesia, yang diselenggarakan Yayasan Planet Inovasi (Planet Inovasi Foundation) bekerja sama dengan The Ary Suta Center for Leadership, Strategy, and Critical Thinking di Jakarta, Selasa (6/10/2015).

Menurutnya, langkah ini memungkinkan melalui interaksi antara universitas, bisnis, kapitalis, serta lembaga pendanaan. Peluang membangun ekosistem inovasi nasional terbuka dalam mendorong lahirnya grassroot-types of innovation pada tingkatkan komunitas (masyarakat) secara berkesinambungan.

Sementara itu, pengembang bidang energi terbarukan dan General Manager Canadian Solar South East Asia Pte Ltd, Insan Boy mengatakan, inovasi pemerintah, insentif terhadap sektor industri dan komitmen pemerintah untuk mendorong serta mendukung inovasi perlu diwujudkan secara nyata dan menyeluruh di berbagai sektor.

"Secara demografi Indonesia merupakan bangsa besar. Indonesia berpotensi menjadi industri global. Namun, untuk menggali itu semua dibutuhkan inovasi dan dukungan dari pemerintah," tegasnya.

Sebagai informasi, berdasarkan Indeks Inovasi Global 2015 kinerja inovasi Indonesia masih belum optimal. Peringkat Indonesia dalam kinerja inovasi berada di urutan ke-97 dari 141 negara. Hal tersebut ditunjukkan dengan total skor inovasi sebesar 29,8 atau baru 30% dari kapasitas produksi inovasi nasional.

Sementara untuk kinerja input atau kinerja faktor-faktor pendukung proses inovasi nasional, Indonesia berada di peringkat ke-114. Hasil ini memprihatinkan mengingat potensi negeri ini sangat besar.

Faktor-faktor tersebut, meliputi institusi (peringkat 130); pendidikan dan riset (peringkat 87); infrastruktur (peringkat 85); lingkungan pasar (peringkat 86); dan lingkungan bisnis (peringkat 124).

Adapun panelis lain dalam diskusi inovasi ini adalah President, Strategic Center for Indonesia Innovation Moeldoko, Chairman The Ary Suta Center I Putu Gede Ary Suta dan Ketua Umum Planet Inovasi (Dosen Strategi dan Manajemen Inovasi Universitas Indonesia) Ivanti Fontana.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
Indonesia Butuh Rp47.587,3...
Indonesia Butuh Rp47.587,3 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%
Bahaya! Deflasi Hantam...
Bahaya! Deflasi Hantam Ekonomi RI 5 Bulan Beruntun
Prabowo Sering Diejek...
Prabowo Sering Diejek karena Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 8%
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Berita Terkini
Sering Kena Zonk & Trauma...
Sering Kena Zonk & Trauma Promo PHP Saat Belanja Online? Resep Ini Dijamin Bikin Happy
11 menit yang lalu
Purbaya Tepis Main-main...
Purbaya Tepis Main-main soal Tarik Ulur Dana SAL Rp400 Triliun di Bank BUMN
36 menit yang lalu
Mengulik Pemicu Fenomena...
Mengulik Pemicu Fenomena Financial Anxiety dan Lipstick Effect di Tengah Tekanan Ekonomi
1 jam yang lalu
BCA Perkuat Platform...
BCA Perkuat Platform Digital, Transaksi Nasabah Melalui Kanal Digital Tembus 99,8%
1 jam yang lalu
Koperasi Boleh Kelola...
Koperasi Boleh Kelola Tambang, Menkop Ferry: Sebaiknya Bukan Kopdes Merah Putih
1 jam yang lalu
Rupiah Belum Menjauh...
Rupiah Belum Menjauh dari Level Rp18.068 per USD, Intip 2 Sentimen Penyebabnya
2 jam yang lalu
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved