Ringgit Menuju Kenaikan Mingguan Terbesar Sejak 1998

Jum'at, 09 Oktober 2015 - 09:48 WIB
Ringgit Menuju Kenaikan...
Ringgit Menuju Kenaikan Mingguan Terbesar Sejak 1998
A A A
KUALA LUMPUR - Ringgit memimpin kenaikan di antara mata uang global dan menuju untuk kenaikan mingguan terbesar sejak 1998 didukung mengutanya harga minyak mentah, yang memberi prospek cerah untuk Malaysia.

Mata uang Malaysia tersebut naik 2% menjadi 4,1550/USD pada pukul 08.33 di Kuala Lumpur, mengambil keuntungan untuk sepekan ini menjadi 6,3%. Ringgit sebelumnya mencapai 4,1440, level terkuat sejak 1 September 2015.

Sementara saham Asia naik dan USD jatuh setelah pertemuan terbaru Federal Reserve menunjukkan bank sentral tidak akan terburu-buru untuk menaikkan suku bunga. Minyak mentah Brent memperpanjang kenaikan setelah naik 3,4% pada hari Kamis. Malaysia merupakan eksportir minyak utama di Asia, sekitar 22% penerimaan negara berasal dari komoditas.

"Kenaikan yang kuat pada ringgit berada di belakang reli dalam harga minyak. Sementara USD melemah karena sentimen The Fed, yang dilihat dovish oleh pasar dan ini juga membantu gerak ringgit," kata ahli strategi senior di Australia & New Zealand Group Ltd Khoon Goh, seperti dilansir dari Bloomberg, Jumat (9/10/2015).

Sementara pejabat Fed mencatat ekonomi AS terus membaik dan memutuskan untuk menunggu data tambahan mengenai prospek pertumbuhan. Para pejabat mempertimbangkan perkembangan risiko, terutama dari China, sementara mereka masih berada di jalur untuk menaikkan suku bunga pada tahun ini.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sejarah Mata Uang Ringgit...
Sejarah Mata Uang Ringgit Malaysia, Awalnya Sempat Mengusung Nama Dolar
Mata Uang Digital Makin...
Mata Uang Digital Makin Mengkilap Ikut Pulihkan Ekonomi
Bitcoin Bisa Jadi Opsi...
Bitcoin Bisa Jadi Opsi Fleksibilitas saat Ekonomi Tidak Stabil
Didukung Token Anak...
Didukung Token Anak Bangsa, Blockchain Dihelat di Malaysia Juni 2022
Yuan China Ambruk ke...
Yuan China Ambruk ke Level Terendah 2007, Salah Satu Mata Uang Asia dengan Kinerja Terburuk
Israel Bakal Punya Mata...
Israel Bakal Punya Mata Uang Digital, Begini Rencana Bank Sentral
Berita Terkini
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
39 menit yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
3 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
10 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
10 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
10 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
11 jam yang lalu
Infografis
10 Kementerian/Lembaga...
10 Kementerian/Lembaga dengan Anggaran Terbesar di 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved