Jokowi: Importasi Ilegal Banyak Modusnya

Senin, 12 Oktober 2015 - 15:18 WIB
Jokowi: Importasi Ilegal...
Jokowi: Importasi Ilegal Banyak Modusnya
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan, proses perdagangan dan importasi ilegal yang biasa terjadi di pelabuhan Indonesia banyak modusnya. Biasanya, aksi penyelundupan tersebut dilakukan agar terbebas dari bea masuk baik Pajak Penghasilan (PPh) atau Pajak Pertambahan Nilai (PPn).

Menurutnya, dalam proses penyelundupan tersebut biasanya ada tiga pihak yang berperan, yaitu importir, pengusaha jasa yang berkaitan dengan kepabeanan, dan oknum terutama dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

"‎Pembeli barang biasanya dengan arahan dari PPJK, meminta eksportir dari negara asal untuk membuat ekspor dokuman baik invoice packing list maupun bill of lading (BL) yang diatur dengan nama barang dalam HS-nya," kata Jokowi dalam rapat terbatas (ratas) perdagangan dan impor ilegal di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (12/10/2015).

Bahkan, sambung mantan Gubernur DKI Jakarta ini, ada barang selundupan tertentu yang bisa masuk ke Indonesia dengan bea masuk nol. Padahal, produsen di dalam negeri yang akan mengimpor bahan baku terkena PPn, PPh, ataupun bea masuk.

Untuk memudahkan transaksi yang ada, oknum tersebut biasanya meminta harga borongan per kontainer dengan kisaran harga bervariasi tergantung barang yang diimpor.

"‎Kalau benang bisa sampai Rp120 juta per kontainer, kain bisa Rp150 juta kurang lebih, pakaian jadi Rp200 juta, elektronik dan lain-lain tentu saja lebih mahal," terangnya.

Dia menambahkan, solusi terbaik untuk mengatasi peredaran barang impor ilegal adalah dengan adanya database bersama antar seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) dalam proses kepabeanan.

"‎Saya harap wamen dan menko ekuin ini bisa diselesaikan bersama antara dirjen bea cukai dan dirjen pajak. Kalau ini saya kira akan banyak menyelesaikan masalah. Itu pengantar yang saya sampaikan, tetapi fakta-fakta itu adalah fakta yang dari data yang saya temukan dari lapangan," pungkas Jokowi.

Baca Juga:

Jokowi Minta Importasi Ilegal Dibabat Habis
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Program SSMQC Resmi...
Program SSMQC Resmi Dilaunching untuk Efisiensi Waktu dan Biaya Ekspor Impor
Nilai Ekspor Impor Sulsel...
Nilai Ekspor Impor Sulsel Alami Penurunan
CORE: Perdagangan Surplus,...
CORE: Perdagangan Surplus, Tapi Gara-gara Impornya Terkontraksi
Aktivitas Ekspor-Impor...
Aktivitas Ekspor-Impor Sulsel Meningkat Pada Februari 2022
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Pengaruhi Ekspor Impor Dalam Negeri
Istilah-istilah dalam...
Istilah-istilah dalam Ekspor-Impor yang Wajib Diketahui Para Pebisnis
Berita Terkini
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
19 menit yang lalu
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
44 menit yang lalu
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
1 jam yang lalu
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
1 jam yang lalu
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
10 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
10 jam yang lalu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved