IHSG Dibuka Rebound Pascalibur
Kamis, 15 Oktober 2015 - 09:12 WIB
IHSG Dibuka Rebound Pascalibur
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini dibuka balik arah menguat (rebound) sejalan dengan menghijaunya bursa Asia pascalibur Tahun Baru Islam. IHSG terkerek 30,19 poin atau 0,67% ke level 4.513,27.
IHSG pada Selasa (13/10/2015) ditutup mengakhiri reli ditekan sektor aneka industri. IHSG anjlok terdalam di Asia, sejalan dengan melemahnya mayoritas bursa Asia.
IHSG ditutup mundur 147,63 poin atau 3,19% ke level 4.483,08. Sementara pagi ini, bursa Asia dibuka lebih tinggi pada Kamis, mengabaikan melemahnya bursa saham kawasan lainnya.
Dikutip dari CNBC, Wall Street berakhir memerah pada Rabu waktu setempat karena investor mencerna hasil kinerja keuangan beragam dari sektor perbankan serta rilis perkiraan melemahnya penjualan Wall-Mart untuk tahun fiskal 2016. (Baca: Wall Street Jatuh Dipicu Melemahnya Proyeksi Kinerja Emiten)
Adapun indeks Nikkei 225 menguat 127,19 poin atau 0,71% ke level 18.018,19; indeks Strait Times naik 18,47 poin atau 0,62% ke 3.002,26, indeks Hang Seng tersungkur 179,94 poin atau 0,80% ke 22.619,85, dan indeks Shanghai naik 6,84 poin atau 0,21% ke level 3.269,28.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp57 miliar dengan 16 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp1,49 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp38 miliar dan aksi beli Rp39,48 miliar. Tercatat 34 saham menguat, 6 saham melemah dan 5 saham stagnan.
Sektor saham hari ini semuanya menguat. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah aneka industri yang menguat 3,69%, diikuti keuangan bertambah 1,63%.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) naik Rp475 menjadi Rp18.000, PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) naik Rp450 menjadi Rp16.200 dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) naik Rp325 menjadi Rp10.350.
Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp500 menjadi Rp42.500, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) turun Rp250 menjadi Rp12.500 dan PT United Tractors Tbk (UNTR) melemah Rp75 menjadi Rp18.700.
Baca:
IHSG Simpan Potensi Koreksi Lanjutan, Cermati Saham Ini
IHSG Diprediksi pada Kisaran 4.420-4.515
IHSG pada Selasa (13/10/2015) ditutup mengakhiri reli ditekan sektor aneka industri. IHSG anjlok terdalam di Asia, sejalan dengan melemahnya mayoritas bursa Asia.
IHSG ditutup mundur 147,63 poin atau 3,19% ke level 4.483,08. Sementara pagi ini, bursa Asia dibuka lebih tinggi pada Kamis, mengabaikan melemahnya bursa saham kawasan lainnya.
Dikutip dari CNBC, Wall Street berakhir memerah pada Rabu waktu setempat karena investor mencerna hasil kinerja keuangan beragam dari sektor perbankan serta rilis perkiraan melemahnya penjualan Wall-Mart untuk tahun fiskal 2016. (Baca: Wall Street Jatuh Dipicu Melemahnya Proyeksi Kinerja Emiten)
Adapun indeks Nikkei 225 menguat 127,19 poin atau 0,71% ke level 18.018,19; indeks Strait Times naik 18,47 poin atau 0,62% ke 3.002,26, indeks Hang Seng tersungkur 179,94 poin atau 0,80% ke 22.619,85, dan indeks Shanghai naik 6,84 poin atau 0,21% ke level 3.269,28.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp57 miliar dengan 16 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp1,49 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp38 miliar dan aksi beli Rp39,48 miliar. Tercatat 34 saham menguat, 6 saham melemah dan 5 saham stagnan.
Sektor saham hari ini semuanya menguat. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah aneka industri yang menguat 3,69%, diikuti keuangan bertambah 1,63%.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) naik Rp475 menjadi Rp18.000, PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) naik Rp450 menjadi Rp16.200 dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) naik Rp325 menjadi Rp10.350.
Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp500 menjadi Rp42.500, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) turun Rp250 menjadi Rp12.500 dan PT United Tractors Tbk (UNTR) melemah Rp75 menjadi Rp18.700.
Baca:
IHSG Simpan Potensi Koreksi Lanjutan, Cermati Saham Ini
IHSG Diprediksi pada Kisaran 4.420-4.515
(rna)
Lihat Juga :