IHSG Dibuka Menguat Tipis di Akhir Pekan
Jum'at, 16 Oktober 2015 - 09:12 WIB
IHSG Dibuka Menguat Tipis di Akhir Pekan
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir pekan ini dibuka melaju sejalan dengan bursa Asia dan Wall Street semalam. IHSG menguat tipis 8,72 poin atau 0,19% ke level 4.530,28.
IHSG kemarin ditutup berhasil positif sejalan dengan terapresiasinya bursa Asia didukung melonjaknya sektor aneka industri. IHSG terkerek 38,48 poin atau 0,86% ke level 4.521,56.
Sementara pagi ini, bursa Asia mengalami awal yang cerah pada hari ini, terimbas bersinarnya Wall Street semalam setelah harga konsumen optimis dan data klaim pengangguran positif, sehingga meredakan kekhawatiran terbaru tentang kekuatan ekonomi AS. (Baca: Wall Street Berakhir di Level Terbaik Delapan Pekan)
Bank sentral AS melakukan kebijakan stabil bulan lalu, dan mengungkapkan bahwa ekonomi global melambat, terutama di China kemungkinan menjadi ancaman bagi prospek ekonomi AS.
Hal itu menghidupkan kembali harapan kenaikan suku bunga,s ehingga mengangkat dolar AS (USD). Namun, beberapa investor tetap berhati-hati menjelang data pertumbuhan ekonomi terbaru China, yang dijadwalkan akan dirilis pada Senin pekan depan.
Pertumbuhan ekonomi terbesar kedua di dunia tersebut diperkirakan melambat menjadi 6,5% pada kuartal III, jatuh di bawah 7% untuk kali pertama sejak krisis keuangan global.
"Perekonomian China tumbuh cepat, meskipun tidak secepat keinginan analis dan investor," kata Kepala Ekonom di High Frequency Economics Carl Weinberg, seperti dilansir dari Reuters, Jumat (16/10/2015).
Adapun indeks Nikkei 225 menguat 287,29 poin atau 1,59% ke level 18.382,12; indeks Strait Times naik 26,12 poin atau 0,87% ke 3.041,49, indeks Hang Seng melonjak 198,30 poin atau 0,87% ke 23.086,47 dan indeks Shanghai naik 28,11 poin atau 0,84% ke level 3.366,44.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp36 miliar dengan 22 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp5,72 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp15,80 miliar dan aksi beli Rp10,08 miliar. Tercatat 57 saham menguat, 6 saham melemah dan 26 saham stagnan.
Sektor saham hari ini menguat semua. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah aneka industri yang menguat 1,96%, diikuti industri dasar bertambah 0,98%.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) naik Rp300 menjadi Rp38.300, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) naik Rp250 menjadi Rp13.450 dan PT Matahari Departement Store Tbk (LPPF) naik Rp250 menjadi Rp16.175.
Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) turun Rp200 menjadi Rp10.500, PT Siloam Hospital International Tbk (SILO) turun Rp50 menjadi Rp12.300 dan PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) melemah Rp5 menjadi Rp1.020.
Baca:
IHSG Diperkirakan pada Kisaran 4.425-4.580
IHSG Diprediksi Bisa Pertahankan Posisi, Cermati Saham Ini
IHSG kemarin ditutup berhasil positif sejalan dengan terapresiasinya bursa Asia didukung melonjaknya sektor aneka industri. IHSG terkerek 38,48 poin atau 0,86% ke level 4.521,56.
Sementara pagi ini, bursa Asia mengalami awal yang cerah pada hari ini, terimbas bersinarnya Wall Street semalam setelah harga konsumen optimis dan data klaim pengangguran positif, sehingga meredakan kekhawatiran terbaru tentang kekuatan ekonomi AS. (Baca: Wall Street Berakhir di Level Terbaik Delapan Pekan)
Bank sentral AS melakukan kebijakan stabil bulan lalu, dan mengungkapkan bahwa ekonomi global melambat, terutama di China kemungkinan menjadi ancaman bagi prospek ekonomi AS.
Hal itu menghidupkan kembali harapan kenaikan suku bunga,s ehingga mengangkat dolar AS (USD). Namun, beberapa investor tetap berhati-hati menjelang data pertumbuhan ekonomi terbaru China, yang dijadwalkan akan dirilis pada Senin pekan depan.
Pertumbuhan ekonomi terbesar kedua di dunia tersebut diperkirakan melambat menjadi 6,5% pada kuartal III, jatuh di bawah 7% untuk kali pertama sejak krisis keuangan global.
"Perekonomian China tumbuh cepat, meskipun tidak secepat keinginan analis dan investor," kata Kepala Ekonom di High Frequency Economics Carl Weinberg, seperti dilansir dari Reuters, Jumat (16/10/2015).
Adapun indeks Nikkei 225 menguat 287,29 poin atau 1,59% ke level 18.382,12; indeks Strait Times naik 26,12 poin atau 0,87% ke 3.041,49, indeks Hang Seng melonjak 198,30 poin atau 0,87% ke 23.086,47 dan indeks Shanghai naik 28,11 poin atau 0,84% ke level 3.366,44.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp36 miliar dengan 22 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp5,72 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp15,80 miliar dan aksi beli Rp10,08 miliar. Tercatat 57 saham menguat, 6 saham melemah dan 26 saham stagnan.
Sektor saham hari ini menguat semua. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah aneka industri yang menguat 1,96%, diikuti industri dasar bertambah 0,98%.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) naik Rp300 menjadi Rp38.300, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) naik Rp250 menjadi Rp13.450 dan PT Matahari Departement Store Tbk (LPPF) naik Rp250 menjadi Rp16.175.
Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) turun Rp200 menjadi Rp10.500, PT Siloam Hospital International Tbk (SILO) turun Rp50 menjadi Rp12.300 dan PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) melemah Rp5 menjadi Rp1.020.
Baca:
IHSG Diperkirakan pada Kisaran 4.425-4.580
IHSG Diprediksi Bisa Pertahankan Posisi, Cermati Saham Ini
(rna)
Lihat Juga :