IHSG Bertahan di Teritori Hijau Dipicu Aksi Beli
Selasa, 20 Oktober 2015 - 16:15 WIB
IHSG Bertahan di Teritori Hijau Dipicu Aksi Beli
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini ditutup berhasil bertahan di teritori hijau didukung aksi beli dan sejalan dengan positifnya bursa Asia. IHSG terangkat 15,98 poin atau 0,35% ke level 4.585,82.
IHSG pagi tadi dibuka melanjutkan kenaikan. IHSG terkerek 44,96 poin atau 0,99% ke level 4.566,84 dan pada akhir sesi I pada level 4.
IHSG kemarin ditutup paling kinclong di Asia. IHSG menguat 47,96 poin atau 1,06% ke level 4.569,84. Sementara bursa utama Asia hari ini berakhir mayoritas menguat.
Adapun, indeks Nikkei 225 menguat 75,92 poin atau 0,42% ke level 18.207,15; indeks Strait Times naik 1,22 poin atau 0,04% ke 3.025,72, indeks Hang Seng terkoreksi 86,39 poin atau 0,37% ke 23.989,22 dan indeks Shanghai menguat 38,63 poin atau 1,14% ke level 3.425,33.
Bursa saham Hong Kong jatuh pada Selasa karena investor melakukan aksi ambil untung setelah tiga pekan rebound, yang mendorong patokan indeks Hang Seng lebih dari 13%.
Dikutip dari Reuters, semua sektor utama melemah pada Selasa, tidak mendapatkan inspirasi dari lompatan harga saham pada perdagangan terakhir di China. Di antara sektor yang melemah terbesar di Hong Kong adalah saham terkait komoditas, yang dilanda kekhawatiran tentang kesehatan ekonomi China.
Meskipun data pertumbuhan ekonomi China kuartal III pada Senin sedikit lebih baik dari yang diperkirakan pada 6,9%, ekonomi masih kehilangan momentum, sehingga menambah ketidakpastian prospek permintaan dan keuntungan perusahaan.
Sementara nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,04 triliun dengan 6,73 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp104,61 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp1,47 triliun dan aksi beli Rp1,58 triliun. Tercatat 163 saham menguat, 129 saham melemah dan 98 saham stagnan.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp250 menjadi Rp43.700, PT Asahimas Flat and Glass Tbk (AMFG) naik Rp175 menjadi Rp6.575 dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik Rp75 menjadi Rp5.200.
Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT Mayora Indah Tbk (MYOR) turun Rp125 menjadi Rp27.900, PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp75 menjadi Rp6.425 dan PT XL Axiata Tbk (EXCL) melemah Rp25 menjadi Rp3.235.
Baca:
Rupiah Siang Ini Meredup, Penguatan IHSG Mereda
Asia Variatif, IHSG Dibuka Melanjutkan Kenaikan
IHSG pagi tadi dibuka melanjutkan kenaikan. IHSG terkerek 44,96 poin atau 0,99% ke level 4.566,84 dan pada akhir sesi I pada level 4.
IHSG kemarin ditutup paling kinclong di Asia. IHSG menguat 47,96 poin atau 1,06% ke level 4.569,84. Sementara bursa utama Asia hari ini berakhir mayoritas menguat.
Adapun, indeks Nikkei 225 menguat 75,92 poin atau 0,42% ke level 18.207,15; indeks Strait Times naik 1,22 poin atau 0,04% ke 3.025,72, indeks Hang Seng terkoreksi 86,39 poin atau 0,37% ke 23.989,22 dan indeks Shanghai menguat 38,63 poin atau 1,14% ke level 3.425,33.
Bursa saham Hong Kong jatuh pada Selasa karena investor melakukan aksi ambil untung setelah tiga pekan rebound, yang mendorong patokan indeks Hang Seng lebih dari 13%.
Dikutip dari Reuters, semua sektor utama melemah pada Selasa, tidak mendapatkan inspirasi dari lompatan harga saham pada perdagangan terakhir di China. Di antara sektor yang melemah terbesar di Hong Kong adalah saham terkait komoditas, yang dilanda kekhawatiran tentang kesehatan ekonomi China.
Meskipun data pertumbuhan ekonomi China kuartal III pada Senin sedikit lebih baik dari yang diperkirakan pada 6,9%, ekonomi masih kehilangan momentum, sehingga menambah ketidakpastian prospek permintaan dan keuntungan perusahaan.
Sementara nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,04 triliun dengan 6,73 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp104,61 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp1,47 triliun dan aksi beli Rp1,58 triliun. Tercatat 163 saham menguat, 129 saham melemah dan 98 saham stagnan.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp250 menjadi Rp43.700, PT Asahimas Flat and Glass Tbk (AMFG) naik Rp175 menjadi Rp6.575 dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik Rp75 menjadi Rp5.200.
Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT Mayora Indah Tbk (MYOR) turun Rp125 menjadi Rp27.900, PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp75 menjadi Rp6.425 dan PT XL Axiata Tbk (EXCL) melemah Rp25 menjadi Rp3.235.
Baca:
Rupiah Siang Ini Meredup, Penguatan IHSG Mereda
Asia Variatif, IHSG Dibuka Melanjutkan Kenaikan
(rna)
Lihat Juga :