Euro Menguat terhadap USD, Rupiah Dibuka Positif
Kamis, 22 Oktober 2015 - 10:12 WIB
Euro Menguat terhadap USD, Rupiah Dibuka Positif
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini dibuka balik arah positif, di tengah menguatnya euro terhadap USD.
Data Yahoo Finance, rupiah berada pada level Rp13.666/USD. Posisi itu terapresiasi 104 poin dibanding posisi penutupan sebelumnya di level Rp13.770/USD.
Sedangkan rupiah berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas hari ini pada level Rp13.659. Posisi ini positif dari posisi kemarin di Rp13.771/USD.
Nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg dibuka pada level Rp13.739/USD dan pada pukul 10.00 WIB bergeser ke Rp13.644. Posisi tersebut membaik dibanding posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp13.724/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.640/USD, menguat sebesar 56 poin dibanding posisi sebelumnya di level Rp13.696/USD.(Baca: Pelemahan Rupiah Berpeluang Kembali Terjadi)
Sementara euro berjuang untuk menembus di atas kisaran baru-baru ini menjelang pertemuan Bank Sentral Eropa pada Kamis, yang bisa membuka jalan bagi perpanjangan program stimulus.
"Pandangan konsensus bahwa kita tidak akan melihat stimulus tambahan, tapi masiha da kesempatan terbuka," kata Kepala Strategi Pasar di IG Ltd Chris Weston, seperti dilansir dari Reuters, Kamis (22/10/2015).
Euro sedikit lebih tinggi terhadap USD ke 1,1342, bertahan di atas level terendah 10 hari di 1,1306 pada Senin lalu. Dolar Australia berkubang sekitar satu minggu di level terendah di tengah penurunan tajam pasar ekuitas China keamrin dan penurunan tajam harga minyak mentah.
Aussie naik tipis terhadap USD sekitar 0,1% menjadi 0,7213 tetapi tetap tidak jauh dari 0,7200, level terendah pada sesi sebelumnya sejak 14 Oktober 2015.
Melemahnya harga minyak juga menekan dolar Kanada. Dolar Kanada berada di 1,3137. Sementara USD stabil terhadap yen di 119,89.
Data Yahoo Finance, rupiah berada pada level Rp13.666/USD. Posisi itu terapresiasi 104 poin dibanding posisi penutupan sebelumnya di level Rp13.770/USD.
Sedangkan rupiah berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas hari ini pada level Rp13.659. Posisi ini positif dari posisi kemarin di Rp13.771/USD.
Nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg dibuka pada level Rp13.739/USD dan pada pukul 10.00 WIB bergeser ke Rp13.644. Posisi tersebut membaik dibanding posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp13.724/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.640/USD, menguat sebesar 56 poin dibanding posisi sebelumnya di level Rp13.696/USD.(Baca: Pelemahan Rupiah Berpeluang Kembali Terjadi)
Sementara euro berjuang untuk menembus di atas kisaran baru-baru ini menjelang pertemuan Bank Sentral Eropa pada Kamis, yang bisa membuka jalan bagi perpanjangan program stimulus.
"Pandangan konsensus bahwa kita tidak akan melihat stimulus tambahan, tapi masiha da kesempatan terbuka," kata Kepala Strategi Pasar di IG Ltd Chris Weston, seperti dilansir dari Reuters, Kamis (22/10/2015).
Euro sedikit lebih tinggi terhadap USD ke 1,1342, bertahan di atas level terendah 10 hari di 1,1306 pada Senin lalu. Dolar Australia berkubang sekitar satu minggu di level terendah di tengah penurunan tajam pasar ekuitas China keamrin dan penurunan tajam harga minyak mentah.
Aussie naik tipis terhadap USD sekitar 0,1% menjadi 0,7213 tetapi tetap tidak jauh dari 0,7200, level terendah pada sesi sebelumnya sejak 14 Oktober 2015.
Melemahnya harga minyak juga menekan dolar Kanada. Dolar Kanada berada di 1,3137. Sementara USD stabil terhadap yen di 119,89.
(rna)