Euro Jeblok, Rupiah Dibuka Jungkir Balik

Jum'at, 23 Oktober 2015 - 10:07 WIB
Euro Jeblok, Rupiah...
Euro Jeblok, Rupiah Dibuka Jungkir Balik
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini dibuka jungkir balik setelah kemarin menguat, sejalan dengan jebloknya euro terhadap USD pascakomentar Gubernur Bank Sentral Eropa (ECB).

Data Yahoo Finance, rupiah berada pada level Rp13.905/USD. Posisi itu terdepresiasi 272 poin dibanding posisi penutupan sebelumnya di level Rp13.633/USD.

Sedangkan rupiah berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas ini pada level Rp14.010/USD, melemah dari posisi kemarin di Rp13.878/USD.

Nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg dibuka pada level Rp13.483/USD dan pada pukul 10.00 WIB mundur ke Rp13.517/USD. Posisi tersebut masih membaik dibanding posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp13.640/USD.

Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.491/USD, menguat sebesar 149 poin dibanding posisi sebelumnya di level Rp13.640/USD

Sementara euro tergelincir ke posisi terendah dua bulan terhadap USD pada hari ini setelah Bank Sentral Eropa (ECB) membuka kemungkinan program stimulus pada akhir tahun ini, membuat euro terguncang. Euro terhadap USD jatuh ke level 1,1072 pada perdagangan awal di Asia.

Gubernur ECB Mario Draghi mengatakan pada hari Kamis bahwa bank sentral sedang mempelajari langkah-langkah stimulus baru yang bisa meluncurkan pada Desember dan siap untuk memangkas suku bunga deposito yang lebih dalam ke wilayah negatif.

Komentarnya mengirim euro meluncur 2,0% semalam, penurunan terbesar kedua sejak 2011, sebelumnya jatuh pada 22 Januari 2015 ketika ECB mengumumkan skema pembelian obligasi. Terhadap poundsterling Inggris, euro jatuh ke 72,05 pence, mendekati level terendah pada 22 September rendah di 71,97.

"Ketika (ECB anggota dewan eksekutif Benoit) Coeure mengatakan pada Mei bahwa ECB bisa memperluas program pelonggaran kuantitatifnya, euro jatuh di bawah 1,10/USD. Apa yang berbeda dengan saat ini, di mana menunggu waktu kebijakan moneter AS. Pada saat itu, semua orang berpikir AS akan menaikkan suku bunga segera," kata Kepala Strategi Mata Uang di Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ Minori Uchida, seperti dilansir dari Reuters, Jumat (23/10/2015).

Meskipun para pembuat kebijakan Federal Reserve AS telah mengatakan suku bunga bisa dinaikkan pada Desember, kekhawatiran atas perlambatan pertumbuhan ekonomi global dan menguatnya USD membuat banyak investor bertaruh bahwa Fed akan menunggu setidaknya sampai awal tahun depan sebelum mengerek suku bunga.

(Baca: Rupiah Berpeluang Reli Didukung Paket Kebijakan)
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
IHSG Makin Parah, Hari...
IHSG Makin Parah, Hari Ini Ditutup Ambles 4,20 Persen ke 5.594
26 menit yang lalu
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
35 menit yang lalu
APHI dan New Forests...
APHI dan New Forests Dukung Investasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
51 menit yang lalu
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
53 menit yang lalu
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
1 jam yang lalu
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
1 jam yang lalu
Infografis
Para Miliarder Teknologi...
Para Miliarder Teknologi Hamburkan Triliunan Rupiah untuk Riset Kehidupan Abadi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved