IHSG Berpotensi Terkoreksi, Cermati Saham Ini
Senin, 26 Oktober 2015 - 06:25 WIB
IHSG Berpotensi Terkoreksi, Cermati Saham Ini
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan terkoreksi, jika sentimen di awal pekan tidak cukup kondusif laju saham dimungkinkan berbalik melemah.
Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada mengatakan, ini bisa terjadi seiring aksi profit taking yang terjadi. "Laju IHSG pun kembali membentuk utang gap di level 4.616-4.627, di mana utang gap di level 4.346-4.381 masih menjadi halangan. Tetap cermati sentimen yang ada," ujarnya di Jakarta, Senin (26/10/2015).
Dia memperkirakan IHSG akan berada pada rentang support 4.615-4.638 dan resisten 4.668-4.685. Laju IHSG akhir pekan lalu mampu bertahan di atas target support 4.525-4.558 dan sempat berada di atas target resisten 4.578-4.586.
"Masih adanya sentimen positif di akhir pekan akhirnya mampu memaksa IHSG untuk dapat berbalik positif. Padahal laju IHSG sudah mulai akan mengalami pembalikan arah melemah," jelas Reza.
Penguatan terjadi di bursa saham AS dan Eropa seiring adanya beberapa faktor pendorong. Pertama, rilis beberapa kinerja emiten yang lebih baik dari estimasi.
Kedua, adanya prospek Eropa akan mengambil langkah-langkah efektif demi mendongkrak perekonomiannya. Di mana Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) Mario Draghi mengatakan pihaknya akan menginvestigasi dampak stimulus segar untuk mengerek pertumbuhan dan inflasi. Ketiga, rilis perbaikan ekonomi angka klaim pengangguran masih di bawah ekspektasi dan kenaikan existing home sales.
Tidak hanya dari global, sentimen dari dalam negeri terkait masih berlanjutnya apresiasi rupiah turut menambah sentimen positif. "Transaksi asing kembali net buy (dari net buy Rp28,82 miliar menjadi net buy Rp406,65 miliar)," pungkasnya.
Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan, yaitu:
PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp295-Rp309. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp295.
PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp1.440-Rp1.510. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp1.450.
PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp2.965-Rp3.195. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp2.980.
PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp1.540-Rp1.710. Rekomendasi lakukan penjualan (trading sell) jika gagal bertahan di Rp1.600.
PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp287-Rp301. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp289.
Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada mengatakan, ini bisa terjadi seiring aksi profit taking yang terjadi. "Laju IHSG pun kembali membentuk utang gap di level 4.616-4.627, di mana utang gap di level 4.346-4.381 masih menjadi halangan. Tetap cermati sentimen yang ada," ujarnya di Jakarta, Senin (26/10/2015).
Dia memperkirakan IHSG akan berada pada rentang support 4.615-4.638 dan resisten 4.668-4.685. Laju IHSG akhir pekan lalu mampu bertahan di atas target support 4.525-4.558 dan sempat berada di atas target resisten 4.578-4.586.
"Masih adanya sentimen positif di akhir pekan akhirnya mampu memaksa IHSG untuk dapat berbalik positif. Padahal laju IHSG sudah mulai akan mengalami pembalikan arah melemah," jelas Reza.
Penguatan terjadi di bursa saham AS dan Eropa seiring adanya beberapa faktor pendorong. Pertama, rilis beberapa kinerja emiten yang lebih baik dari estimasi.
Kedua, adanya prospek Eropa akan mengambil langkah-langkah efektif demi mendongkrak perekonomiannya. Di mana Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) Mario Draghi mengatakan pihaknya akan menginvestigasi dampak stimulus segar untuk mengerek pertumbuhan dan inflasi. Ketiga, rilis perbaikan ekonomi angka klaim pengangguran masih di bawah ekspektasi dan kenaikan existing home sales.
Tidak hanya dari global, sentimen dari dalam negeri terkait masih berlanjutnya apresiasi rupiah turut menambah sentimen positif. "Transaksi asing kembali net buy (dari net buy Rp28,82 miliar menjadi net buy Rp406,65 miliar)," pungkasnya.
Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan, yaitu:
PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp295-Rp309. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp295.
PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp1.440-Rp1.510. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp1.450.
PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp2.965-Rp3.195. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp2.980.
PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp1.540-Rp1.710. Rekomendasi lakukan penjualan (trading sell) jika gagal bertahan di Rp1.600.
PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp287-Rp301. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp289.
(dmd)
Lihat Juga :