BEI Targetkan 35 Emiten Baru 2016 Termasuk Freeport
Rabu, 28 Oktober 2015 - 13:24 WIB
BEI Targetkan 35 Emiten Baru 2016 Termasuk Freeport
A
A
A
JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menargetkan 35 emiten melakukan penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO) di Indonesia pada tahun depan, termasuk PT Freeport Indonesia.
"Ya kita ingin semuanya (termasuk Freeport Indonesia)," ujar Direktur Utama BEI Tito Sulistio di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (28/10/2015).
Beberapa acuan yang membuat Tito optimistis targetnya tercapai, yaitu inflasi yang terkendali serta suku bunga acuan Bank Indonesia (BI rate) yang akan tetap.
"Target 35 tahun depan bisa tercapai, acuannya yang kita lihat percaya inflasi bisa terkendali dan BI rate tetap konservatif 7,5%," jelas dia.
Untuk memberikan kemudahan bagi perusahaan agar bisa IPO, BEI akan membuka cabangnya di kota-kota besar dan Surabaya menjadi yang pertama disasar pada tahun depan.
Sementara jika target tersebut tercapai, Tito meyakini angka kapitalisasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan bisa menembus 6.000. Naik 20% dari posisi saat ini.
"Market cap ekspektasi dengan masuknya 35 emiten baru bisa di atas 5.500 bahkan 6.000, sekarang 4.800. Kita ambisius nambah 20% kenaikan," pungkasnya.
"Ya kita ingin semuanya (termasuk Freeport Indonesia)," ujar Direktur Utama BEI Tito Sulistio di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (28/10/2015).
Beberapa acuan yang membuat Tito optimistis targetnya tercapai, yaitu inflasi yang terkendali serta suku bunga acuan Bank Indonesia (BI rate) yang akan tetap.
"Target 35 tahun depan bisa tercapai, acuannya yang kita lihat percaya inflasi bisa terkendali dan BI rate tetap konservatif 7,5%," jelas dia.
Untuk memberikan kemudahan bagi perusahaan agar bisa IPO, BEI akan membuka cabangnya di kota-kota besar dan Surabaya menjadi yang pertama disasar pada tahun depan.
Sementara jika target tersebut tercapai, Tito meyakini angka kapitalisasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan bisa menembus 6.000. Naik 20% dari posisi saat ini.
"Market cap ekspektasi dengan masuknya 35 emiten baru bisa di atas 5.500 bahkan 6.000, sekarang 4.800. Kita ambisius nambah 20% kenaikan," pungkasnya.
(izz)
Lihat Juga :