Harga Semen Dipangkas, Laba Bersih Semen Indonesia Merosot

Kamis, 29 Oktober 2015 - 15:23 WIB
Harga Semen Dipangkas,...
Harga Semen Dipangkas, Laba Bersih Semen Indonesia Merosot
A A A
JAKARTA - PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) mencatatkan laba bersih sebesar Rp3,2 triliun selama sembilan bulan tahun ini. Angka ini merosot 21,6% dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp4,08 triliun.

Direktur Utama Semen Indonesia Suparni mengemukakan, salah satu faktor yang menyebabkan laba bersih perseroan menurun, yaitu dipangkasnya harga semen oleh pemerintah. Hal itu ditambah menurunnya jumlah permintaan pada semester I secara industri.

"Harga semen turun Rp3.000, (tapi) kalau tidak ada itu (penurunan), pendapatan kita naik. Kalau kita lihat pendapatan, volume, dan harga rata-rata dibandingkan tahun lalu tidak berubah," ujarnya di Jakarta, Kamis (29/10/2015).

Suparni menyampaikan, pendapatan perseroan turun 1,26% dari Rp19,35 triliun pada tahun lalu menjadi Rp19,11 triliun. Sementara volume penjualan juga merosot 1,9% menjadi 20,29 juta ton dibanding periode yang sama tahun lalu sebanyak 20,69 juta ton.

"Volume penjualan di semester II lebih baik daripada sampai akhir Juli, yang turunnya 4,7% dari keseluruhan industri yang minus 3,9%," jelas dia.

Kendati demikian, permintaan terhadap semen secara nasional mulai meningkat mulai Agustus lalu, sehingga volume penjualan perseroan mulai merangkak naik.

"Tapi mulai Agustus, permintaan meningkat hingga ada kenaikan 17,8% per September, ada kenaikan juga sampai Oktober. Mulai Agustus, belanja infrastruktur mulai jalan, sehingga secara keseluruhan konsumsi domestik naik," kata Suparni.

Proyeksi ke depannya, lanjut dia, untuk laba bersih masih akan tetap tertekan hingga tutup tahun. Pasalnya, belum bisa menutup anjloknya kinerja di enam bulan pertama tahun ini. Di sisi lain, volume penjualan diprediksi akan meningkat.

"Sekarang laba bersih minus 20%, akhir tahun tetap minus 14%-15% karena situasi di semester I sangat berat. Harapannya akhir tahun untuk vokume bisa plus 0,5%," tandasnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Percantik Pekarangan...
Percantik Pekarangan Rumah, Ini Tips Membuat Gazebo
Sambut Lebaran, SIG...
Sambut Lebaran, SIG Salurkan 64.601 Paket Kebutuhan Pokok
SIG Raih Lima Penghargaan...
SIG Raih Lima Penghargaan di Ajang Nusantara CSR Awards 2022
Dihadiri Direksi SIG,...
Dihadiri Direksi SIG, Tudang Sipulung PT Semen Tonasa Berlangsung Semarak
SIG Hadirkan Layanan...
SIG Hadirkan Layanan Ready Mix Go to Retail Berbasis Online
Menteri Halim Iskandar...
Menteri Halim Iskandar Kunjungi Edupark Semen Gresik di Rembang
Berita Terkini
Demi Jaga Pasokan Listrik,...
Demi Jaga Pasokan Listrik, Kebijakan DMO dan RKAB Perlu Dievaluasi
54 menit yang lalu
Indonesia Bakal Ciptakan...
Indonesia Bakal Ciptakan BBM Baru E20, Butuh 4 Juta KL Etanol per Tahun
1 jam yang lalu
Harga Gas Penting, tapi...
Harga Gas Penting, tapi Bukan Penyebab Tunggal Industri Lesu dan PHK
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,64 Juta per Gram, Ini Rinciannya
2 jam yang lalu
IHSG Dibuka Menguat...
IHSG Dibuka Menguat 0,61% ke Level 5.932
3 jam yang lalu
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Balas Serangan, Harga Minyak Langsung Mendidih
3 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved