Dukung BUMN IPO, OJK Akan Intensifkan Dialog dengan DPR

Senin, 02 November 2015 - 12:40 WIB
Dukung BUMN IPO, OJK...
Dukung BUMN IPO, OJK Akan Intensifkan Dialog dengan DPR
A A A
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan memberikan gambaran kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) tentang penawaran umum perdana saham (IPO) yang bisa dilakukan oleh badan usaha milik negara (BUMN) di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Nurhaida mengemukakan, salah satu syarat sebelum perusahaan plat merah dapat melantai di BEI perlu izin dari lembaga legislatif, dalam hal ini DPR.

"Salah satu syarat adanya izin dari DPR. Tentu kita juga perlu dialog intens dengan DPR," ujarnya di Gedung BEI, Jakarta, Senin (2/11/2015).

Pembicaraan antara OJK dengan DPR tersebut dilakukan agar dapat memberikan pemahaman, manfaat apa saja yang bisa didapat pemerintah jika BUMN melakukan IPO.

"Kemudian kita bisa berikan gambaran manfaat, BUMN go public akan jadi perusahaan yang lebih maju," jelas Nurhaida.

Pasalnya, dia menambahkan, jika perusahaan milik negara sudah memenuhi persyaratan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance/GCG), pertumbuhan kinerjanya akan bisa stabil.

Selain dialog dengan DPR, OJK juga akan melakukan pembicaraan dengan Kementerian BUMN selaku peemgang saham perusahaan plat merah, sehingga bisa memberi imbas positif bagi perekonomian Indonesia. (Baca: OJK Bakal Pangkas Proses Izin IPO BUMN)

"Kita juga akan dialog dengan Kementerian BUMN dan kementerian terkait, menjelaskan manfaat dari BUMN jika go public terhadap pertumbuhan perekonomian di Indonesia," kata Nurhaida.

Di sisi lain, dia mengharapkan, self regulatory organization (SRO) dan anggota bursa (AB) bisa membantu mempercepat pencatatan saham perdana perusahaan BUMN.

"Baik SRO, BEI, KSEI dan peran penunjang profesi pasar modal seperti underwriter bisa percepat persiapan go public BUMN," pungkasnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kementerian BUMN Minta...
Kementerian BUMN Minta Relaksasi IPO BUMN, Begini Tanggapan OJK
OJK Bocorkan Soal Kelanjutan...
OJK Bocorkan Soal Kelanjutan Izin IPO Pertamina Hulu Energi
OJK Ungkap Perkembangan...
OJK Ungkap Perkembangan IPO Tiga BUMN, Pertamina Hulu Energi hingga Pupuk Kaltim
OECD/INFE - OJK Conference...
OECD/INFE - OJK Conference di Bali
Ada 39 Calon Emiten...
Ada 39 Calon Emiten yang Berencana Melantai di Pasar Modal
OJK Gelar Edukasi Keuangan...
OJK Gelar Edukasi Keuangan untuk Pelajar
Berita Terkini
ADVAN Universe 2026...
ADVAN Universe 2026 Digelar di Bandung, Perkuat Ekosistem Talenta Digital
10 menit yang lalu
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
1 jam yang lalu
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
2 jam yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
3 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
3 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
4 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved