Indeks Nasdaq Cetak Level Tertinggi dalam 15 Tahun

Selasa, 03 November 2015 - 08:53 WIB
Indeks Nasdaq Cetak...
Indeks Nasdaq Cetak Level Tertinggi dalam 15 Tahun
A A A
NEW YORK - Bursa saham di Wall Street menguat didukung kenaikan semua sektor, dipimpin oleh sektor energi dan kesehatan, dengan indeks Nasdaq 100 ditutup pada level tertinggi dalam lebih dari 15 tahun.

Keuntungan pada hari perdagangan pertama bulan ini menuju kinerja bulanan terbaik dari indeks utama dalam empat tahun pada Oktober.

Data pada Senin menunjukkan aktivitas manufaktur Amerika Serikat (AS) pada Oktober merosot ke level terendah 2,5 tahun, tetapi kenaikan pesanan baru memberi dorongan. Di tempat lain, aktivitas pabrik di Jerman mengalahkan perkiraan ekonom, dan manufaktur di Eropa Tengah dan Timur terus menguat pada Oktober.

"Fakta bahwa kami telah mendapat data ekonomi kokoh dari luar AS disertai dengan laporan (manufaktur AS), saya pikir bahwa itu mendukung aset berisiko mendapatkan dorongan," kata Kepala Strategi Investasi dari Janney Montgomery Scott Mark Luschini, seperti dilansir dari Reuters, Selasa (3/11/2015).

Dow Jones Industrial Average ditutup naik 165,22 poin atau 0,94% ke 17.828,76; S & P 500 naik 24,69 poin atau 1,19% ke 2.104,05 dan Nasdaq Composite bertambah 73,40 poin atau 1,45% ke 5.127,15.

Adapun sektor energi di indeks S&P naik 2,4%. Perusahaan minyak Exxon dan Chevron adalah dua dari tiga yang menjadi pendorong terbesar Dow setelah kedua perusahaan membukukan hasil yang lebih baik dari perkiraan pada Jumat lalu. Saham Chevron naik 4,5% menjadi USD94,96 dan Exxon naik 3,1% di USD85,28.

Sementara sektor kesehatan di indeks S&P meningkat 2%. Saham Pfizer naik 3,7% dan Abbvie melompat 6,4%, memberikan dorongan terbesar untuk sektor ini.

Saham Dyax melonjak 28,4% menjadi USD35,35 setelah produsen obat Inggris Shire menyatakan akan membeli perusahaan sekitar USD5,9 miliar. Sektor bioteknologi di indeks Nasdaq ditutup naik 3,8%.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Bangkit...
Wall Street Bangkit Ditopang Dua Raksasa Teknologi
Ditopang Saham-saham...
Ditopang Saham-saham Bank, Wall Street Dibuka Naik
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Berita Terkini
Usai Hengkang dari OPEC,...
Usai Hengkang dari OPEC, Produksi Minyak UEA Cetak Rekor Tembus 4,1 Juta Barel per Hari
6 menit yang lalu
Jetex dan Republik Manor...
Jetex dan Republik Manor Sinergi Kembangkan Layanan Aviasi Privat di Indonesia
9 jam yang lalu
Dampingi Presiden Resmikan...
Dampingi Presiden Resmikan Lima Bendungan, AHY: Perkuat Swasembada Pangan, Air dan Energi
9 jam yang lalu
Airlangga Sebut B50...
Airlangga Sebut B50 Bakal Hemat Devisa hingga Rp177 Triliun
9 jam yang lalu
Mendorong Penguatan...
Mendorong Penguatan Tata Kelola Bank Jakarta, Serikat Karyawan Beri 4 Rekomendasi Strategis
10 jam yang lalu
YBM PLN EPI Dorong Pendidikan...
YBM PLN EPI Dorong Pendidikan Lingkungan melalui Wisata Edukasi
10 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved