Bursa China Koreksi, IHSG Berakhir Melesat 68 Poin

Selasa, 03 November 2015 - 16:11 WIB
Bursa China Koreksi,...
Bursa China Koreksi, IHSG Berakhir Melesat 68 Poin
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini membukukan kenaikan dengan persentase tertinggi di Asia, di tengah terkoreksinya bursa China. IHSG melesat 68,13 poin atau 1,53% ke level 4.533,09.

IHSG pagi tadi dibuka reli didukung menghijaunya Wall Street dan bursa Asia. IHSG terkerek 31,7 poin atau 0,71% ke level 4.496,66 dan pada akhir sesi I mendarat di level 4.532,44.

IHSG kemarin berakhir balik arah positif karena didukung melesatnya sektor aneka industri. IHSG terkerek 9,78 poin atau 0,22% ke level 4.464,96. Penguatan tersebut di tengah melemahnya bursa Asia. Sedangkan sore ini, bursa utama Asia ditutup mayoritas menguat, kecuali Shanghai.

Dikutip dari Reuters, bursa saham China ditutup turun dalam perdagangan tipis pada Selasa karena investor berhati-hati menunggu rincian lebih lanjut tahun rencana lima tahunan Beijing, sebuah cetak biru kebijakan prioritas Komite Sentral Partai Komunis China.

Adapun indeks Strait Times menguat 29,65 poin atau 1,00% ke 3.004,28; indeks Hang Seng terangkat 198,39 poin atau 0,89% ke 22.568,43; sedangkan indeks Shanghai negatif 8,39 poin atau 0,25% ke level 3.316,70.

Sementara nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,20 triliun dengan 4,12 miliarsaham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp162,42 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp2,08 triliun dan aksi beli Rp1,91 triliun. Tercatat 178 saham menguat, 100 saham melemah dan 91 saham stagnan.

Sektor saham hari ini hampir semuanya menguat. Sektor dengan kenaikan tertinggi adalah industri dasar yang naik 3,44%, diikuti sektor properti, yang menguat 2,83%. Sedangkan yang melemah hanya sektor perdagangan, yang turun 0,10%.

Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT Gudang garam Tbk (GGRM) naik Rp1.375 menjadi Rp44.850, PT Astra International Tbk (ASII) melonjak Rp175 menjadi Rp6.425 dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik Rp160 menjadi Rp4.975.

Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) turun Rp45 menjadi Rp2.930, PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) turun Rp85 menjadi Rp2.070 dan PT Panin Sekuritas Tbk (PANS) melemah Rp30 menjadi Rp3.365.

Baca:

Rupiah dan IHSG Siang Ini Kompak Ceria

Bursa Asia Menghijau, IHSG Dibuka Reli
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Temuan Vaksin Covid-19...
Temuan Vaksin Covid-19 Jadi Sentimen Positif, IHSG Berpotensi Reli
IHSG Diprediksi Melemah...
IHSG Diprediksi Melemah dalam Jangka Pendek
Pagi Menghijau, IHSG...
Pagi Menghijau, IHSG Sore Ditutup Anjlok 1,05 Persen ke 5.105
Bisa Tembus Level 6.000...
Bisa Tembus Level 6.000 di Akhir Tahun, IHSG Menuju Fase Skenario Terbaik
Koleksi 5 Saham Ini...
Koleksi 5 Saham Ini Saat IHSG Masih Akan Meroket
Potensi Kenaikan Jangka...
Potensi Kenaikan Jangka Pendek IHSG Masih Terbuka Lebar
Berita Terkini
Usai Hengkang dari OPEC,...
Usai Hengkang dari OPEC, Produksi Minyak UEA Cetak Rekor Tembus 4,1 Juta Barel per Hari
7 menit yang lalu
Jetex dan Republik Manor...
Jetex dan Republik Manor Sinergi Kembangkan Layanan Aviasi Privat di Indonesia
9 jam yang lalu
Dampingi Presiden Resmikan...
Dampingi Presiden Resmikan Lima Bendungan, AHY: Perkuat Swasembada Pangan, Air dan Energi
9 jam yang lalu
Airlangga Sebut B50...
Airlangga Sebut B50 Bakal Hemat Devisa hingga Rp177 Triliun
9 jam yang lalu
Mendorong Penguatan...
Mendorong Penguatan Tata Kelola Bank Jakarta, Serikat Karyawan Beri 4 Rekomendasi Strategis
10 jam yang lalu
YBM PLN EPI Dorong Pendidikan...
YBM PLN EPI Dorong Pendidikan Lingkungan melalui Wisata Edukasi
10 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved