Paket Kebijakan VI Akan Manjakan Kawasan Ekonomi Khusus

Selasa, 03 November 2015 - 16:15 WIB
Paket Kebijakan VI Akan...
Paket Kebijakan VI Akan Manjakan Kawasan Ekonomi Khusus
A A A
JAKARTA - Menteri PPN/Kepala Bappenas Sofyan Djalil mengatakan, dalam paket kebijakan VI pemerintah akan mendukung kawasan industri supaya berkembang, sehinga bisa merevitalisasi manufaktur dalam negeri.

Hal itu akan dikeluarkan melalui kebijakan terkait kawasan ekonomi khusus (KEK), terutama kawasan industri.

"Pemerintah mendukung kawasan industri supaya berkembang, sehingga kita bisa merevitalisasi manufaktur Indonesia, maka di KEK akan diberi banyak insetif, yakni insentif perpajakan, kemudahan imigrasi, perizinan kemudahan perpanjangan, beli properti macam-macam impor dan lainnya," kata‎ dia di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (3/11/2015).

Namun saat ini detilnya masih dibahas. Misalnya pada range pengurangan PPh, dari 20% sampai 100% untuk batas waktu 5-20 tahun akan dilihat tujuannya ingin mendorong hilirisasi.

"Maka akan diberikan semakin dalam insentifnya. Kalau semakin low akan diberikan sedikit insentif. Misalnya untuk hilirisasi mineral besarnya insentif perpajakan tergantung sesuai produk yang dihasilkan. Semakin hilir, maka akan semakin besar insentif yang diberikan ke pelaku usaha," pungkasnya.

Baca Juga:

Pemerintah Batal Umumkan Paket Kebijakan Jilid VI Hari Ini

Insentif KEK Akan Masuk Paket Kebijakan VI
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menko Airlangga Apresiasi...
Menko Airlangga Apresiasi Aplikasi KEK Hasil Kolaborasi untuk Kemudahan Memperoleh Fasilitas Fiskal
KEK Industropolis Batang...
KEK Industropolis Batang Dorong Kemitraan Strategis Indonesia–Jepang Percepat Investasi High-Tech
Kawasan Ekonomi Khusus...
Kawasan Ekonomi Khusus sebagai Katalis Ekonomi Nasional
Dua KEK Baru dengan...
Dua KEK Baru dengan Investasi Rp32,2 Triliun Disetujui
KEK Industropolis Batang...
KEK Industropolis Batang Berhasil Gaet Investasi Rp22,5 Triliun
KEK Likupang Jadi Destinasi...
KEK Likupang Jadi Destinasi Wisata Super Prioritas, Ini Dukungan AirNaV Indonesia
Berita Terkini
Harga Pertamax Tembus...
Harga Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Awas! Ledakan Migrasi ke BBM Subsidi
42 menit yang lalu
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
1 jam yang lalu
Otto Media Grup Kolaborasi...
Otto Media Grup Kolaborasi Sadewi Essential Care, Perkuat Integrasi Brand-Rantai Pasok
3 jam yang lalu
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
11 jam yang lalu
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
11 jam yang lalu
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
11 jam yang lalu
Infografis
7 Dosa Kebijakan Nicolas...
7 Dosa Kebijakan Nicolas Maduro: Akar Kehancuran Ekonomi dan Sosial Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved