BI: Sektor Keuangan RI Masih Kuat

Kamis, 05 November 2015 - 07:01 WIB
BI: Sektor Keuangan...
BI: Sektor Keuangan RI Masih Kuat
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menyatakan saat ini Indonesia memiliki sektor keuangan dan perbankan yang kuat. Hal tersebut tercermin dari rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) gross yang berada di posisi 2,66% per Agustus 2015 atau jauh berbeda dengan tahun 1998-1999. Di mana NPL perbankan mencapai angka di atas 48%.

"Dulu NPL di atas 48%, sekarang gross 2,7%, dan rasio kecukupan modal alias capital adequacy ratio (CAR) waktu itu minus 17%. Sekarang di atas 20%," ujar Gubernur BI Agus DW Martowardojo usai menyambut kedatangan Presiden Finlandia Sauli Niinisto di Jakarta, Rabu (4/11/2015).

Dia menuturkan, tingkat suku bunga acuan atau BI Rate juga saat ini berada di level 7,5%. Menurutnya, angka ini jauh lebih baik dibandingkan saat kondisi krisis tahun 1998-1999, di mana tingkat suku bunga acuan mencapai 77%. "Saya jelaskan Indonesia belajar dari krisis. Sehingga itu yang membuat Indonesia bisa lewati krisis tahun 2008," jelasnya.

Agus mengungkapkan, kedatangan Presiden Finlandia Sauli Niinisto ke Gedung Bank Sentral bertujuan bertukar informasi mengenai perkembangan ekonomi dan keuangan terkini, serta kerja sama antar dua negara.

Agus menegaskan, BI akan terus meningkatkan kerja sama dengan Bank of Finland melalui pertukaran informasi di bidang ekonomi.

"Tukar menukar informasi antara Indonesia dan Finlandia kami lakukan. Kami juga jelaskan tentang pentingnya untuk Finlandia, kalau lihat Indonesia jangan hanya lihat Indonesia, tapi Asean karena kalau di Asia ekonomi yang terbesar adalah China, kemudian Jepang, dan Asean. Nah, di Asean yang besar kan Indonesia," jelasnya.

Maka dari itu, tegas Agus, pertemuan ini diharapkan dapat mendorong kerja sama yang lebih baik antara Bank Indonesia dengan Bank of Finland.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KPK: Ruangan Gubernur...
KPK: Ruangan Gubernur BI Turut Digeledah, Ada 2 Tersangka Dugaan Korupsi Dana CSR
Layanan BI-Fast Error,...
Layanan BI-Fast Error, Nasabah CIMB Niaga, BSI, BCA, hingga BNI Mengeluh di Media Sosial
Dugaan Korupsi Dana...
Dugaan Korupsi Dana CSR Bank Indonesia, BI Kooperatif dengan KPK
Perry Warjiyo Kembali...
Perry Warjiyo Kembali Terpilih jadi Gubernur BI Periode 2023-2028
Bank Indonesia Sebut...
Bank Indonesia Sebut Pemilihan Deputi Gubernur BI Melalui Sistem Meritokrasi
Tiga Kandidat Bersaing...
Tiga Kandidat Bersaing Uji Kelayakan Deputi Gubernur BI Hari Ini
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
8 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
9 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
9 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
9 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
9 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
9 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved